Connect With Us

Raharja Career Tampilkan Karya Mahasiswa Untuk Diuji Publik

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 19 September 2019 | 14:17

Mahasiswa Universitas Raharja menampilkan karya ilmiah teknologi di event Raharja Career di Area Basement Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis (19/9/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Para mahasiswa semester akhir Universitas Raharja menampilkan karya-karyanya dalam event Raharja Career di Area Basement Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis (19/9/2019).

Peserta yang menampilkan karya ilmiahnya tersebut berjumlah 180 orang. Mereka seluruhnya berasal dari Universitas Raharja.

Sebanyak 13 peserta diantaranya merupakan mahasiswa program D3. Sementara peserta lainnya merupakan mahasiswa program S1.

Mahasiswa Universitas Raharja menampilkan karya ilmiah teknologi di event Raharja Career di Area Basement Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis (19/9/2019).

Rektor Universitas Raharja Po Abas Sunarya mengatakan Raharja Career yang digelar ke-20 kali ini tetap dipertahankan dalam model program kampusnya, sebagai momen untuk memamerkan karya ilmiah para mahasiswa semester akhir dengan tujuan uji publik.

"Jadi betul-betul kita publish dan masyarakat ikut lihat karya mahasiswa sebelum dinyatakan lulus, sehingga ini bagian daripada pembenahan mental. Jadi, kalau dia tampil mempresentasikan karya ilmiahnya itu sudah tidak kaget," ujarnya.

Terdapat empat kategori karya ilmiah yang dipamerkan secara umum ini. Karya ilmiah yang dipublikasikan itu diantaranya kategori software sistem informasi, kategori bisnis intelijen, kategori sistem kontrol, dan kategori multimedia audio visual.

"Model Raharja Career ini sudah cocok. Mungkin belum banyak kampus yang membuat, bahkan kalau saya lihat banyak kampus yang baru mau belajar karena model ini kena di masyarakat kaitan industri," katanya.

Mahasiswa Universitas Raharja menampilkan karya ilmiah teknologi di event Raharja Career di Area Basement Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis (19/9/2019).

Dalam Raharja Career ini, kata Abas, karya ilmiah para mahasiswa akan dinilai sebelum mereka menyelesaikan tugas akhir. Sehingga diharapkan, melalui Raharja Career ini, karya-karya ilmiah mahasiswa nantinya menjadi hasil temuan yang berkualitas. Terlebih bermanfaat bagi dunia industri.

"Hasil skripsi tidak mustahil masuk kotak. Kalau hasil skripsinya sudah bagus pun bisa ditingkatkan lagi oleh peneliti berikutnya dan bisa juga diambil secara internasional," ucapnya.

"Sudah banyak buktinya bahwa kita sekarang ranking 76 di Indonesia dengan jumlah 4.700 kampus yang 300 diantaranya negeri. Berarti ada beberapa kampus negeri yang kita lampaui tentang penelitian. Nah ini sebagai dasar seorang ilmuwan," pungkasnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Arena Hockey Bakal Dibangun di Kota Tangerang pada 2027

Arena Hockey Bakal Dibangun di Kota Tangerang pada 2027

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:40

Kota Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 yang diikuti oleh atlet-atlet dari 12 provinsi di GOR Nambo.

TEKNO
Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:07

Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill