Connect With Us

Pengamen yang Jambret Karyawati Ramayana di Tangerang Ditangkap

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 September 2019 | 19:07

Para pelaku yang terlibat dalam kasus penjambretan tas milik karyawati swalayan Ramayana, yang berhasil diamankan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (20/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Unit Reskrim Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota meringkus lima pelaku yang terlibat dalam kasus penjambretan tas milik karyawati.

Kelima pelaku diketahui bernama Rendi, 22, Triyono, 29, berperan sebagai pejambret barang saat beraksi. Pelaku lainnya, Abdul, 22, dan Nugi, 19, penjual barang hasil rampasan kepada penadah Sutrisno, 39. Sedangkan korbannya adalah Atiek Susanti, 31, karyawati swalayan Ramayana.

"Pelaku profesinya pengamen di Kota Tangerang," ujar Kapolsek Tangerang Kompol Puji Hardi dalam jumpa pers di aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (20/9/2019).

Kapolsek menjelaskan, pelaku jambret ini terakhir beraksi di Jalan Jenderal Sudirman depan LP3I, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Senin (9/9/2019).

Saat itu, kata Kapolsek, pelaku berhasil merampas tas ransel milik korban.

"Kejadiannya sempat heboh di media sosial. Berbekal viral ini, kami lidik dan berhasil menangkap pelakunya mulai dari aksi jambret hingga penadah," katanya.

Kapolsek menuturkan, komplotan ini ditangkap di sejumlah lokasi di Kota Tangerang, seperti di Cikokol dan Cipondoh. 

"Pelaku kami kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukumannya 12 tahun penjara," jelas Kapolsek.

Sementara korban, Atiek, warga Cikokol, Kota Tangerang mengungkapkan bahwa ia dijambret saat dalam perjalanan ke rumahnya selepas bekerja dari swalayan Ramayana.

"Aku seorang perempuan dijambret. Kejadian Senin. Posisi saya pulang kerja di Ramayana," ujarnya.

Atiek menuturkan, tas ransel miliknya berisi sejumlah uang dan identitas diri raib digondol pelaku.

"Ketika di jalan tiba-tiba dipepet pelaku dan langsung ditarik tasnya. Saya jatuh," ucapnya.

Ia juga sempat dilarikan ke rumah sakit EMC karena tidak sadarkan diri dan mengalami luka-luka.

"Dengar cerita di RS sampai tensi darah aku 60/40. Pelipis luka, sakit di pinggang sampai di perut. Yang hilang banyak ada HP juga," sebutnya.

Ia pun berterima kasih kepada jajaran Polres Metro Tangerang Kota yang berhasil mengungkap kasus ini. Ia berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi di Kota Tangerang.(MRI/RGI)

TANGSEL
Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Rabu, 30 September 2026 | 17:58

Aksi pemalakan meresahkan yang menimpa seorang pedagang Sate Padang Sektor 9 Group di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), viral di sosial media.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KOTA TANGERANG
Digerebek Satpol PP, 4 Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Mesum di Hotel Kota Tangerang

Digerebek Satpol PP, 4 Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Mesum di Hotel Kota Tangerang

Rabu, 30 September 2026 | 16:54

Sebanyak empat pasangan bukan suami istri diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang sedang ngamar di hotel kelas melati.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill