Connect With Us

Rame-Rame Jajan Kuliner Tangcity Mall Bikin Kangen Suasana 90-an

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 22 September 2019 | 19:41

Event kuliner tahunan Rame Rame Jajan Kuliner (RJK), di TangCity Mall, mulai pada 19 September hingga 13 Oktober 2019. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Event kuliner tahunan Rame Rame Jajan Kuliner (RJK) kembali hadir di TangCity Mall, mulai pada 19 September hingga 13 Oktober 2019.

Kali ini event yang bertema "Rindu Rasa Lama” mengangkat suasana tahun 90-an.

Dibuka pada Sabtu (21/9/2019), event ini berlangsung meriah dengan penampilan penyanyi, pembawa acara dan pendidik era 90-an, Ria Enes dengan boneka Susannya.

Ria Enes yang saat ini tergabung dalam Komunitas Selamatkan Lagu Anak, menghibur pengunjung dengan menyanyikan lagu anak sambil berdongeng dalam pembukaan acara.

Ada juga hiburan dari Michael Jackson Impersonator, Break Dance Performance, LADA Band with Ale Fungky jebolan Asia’s Got Talent 2019.

Tak lupa pula, sebagai bentuk perayaan Bulan Kesadaran Kanker Pada Anak Sedunia, Tangcity Mall turut mengajak pejuang kanker dari Yayasan Amaryllis Kirana untuk merasakan keseruan acara.

Pemberian santunan diberikan oleh Building Manager Tangcity Mall Wina Andriyani bersama jajaran manajemen yang mengenakan kostum tokoh kartun dan pahlawan dari serial TV 90-an.

“Kami selalu berupaya untuk mengangkat tema yang berbeda tiap tahunnya tanpa melupakan semangat menebarkan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam nuansa 90-an ini RJK dikemas agar pengunjung bernostalgia dengan kuliner, musik, wahana permainan, perlombaan hingga dekorasi 90-an sambil berbagi dengan adik-adik para pejuang kanker,” papar Building Manager Tangcity Mall Wina Andriyani.

Sebanyak Iebih dari 60 jenis jajanan dari berbagai daerah di Nusantara dihadirkan kepada pengunjung RJK seperti Gudeg Mbok Iman, Surabi Solo Ujung Notosuman, Sate Maranggi Ciung Wanara, Mie Kocok Dapur Pasundan, Tongseng 77, Nasi Ulam Bu Yoyo, Soto Pesek, Ketoprak Presiden, Telur Gulung Inez, Sate Padang Ajo Laweh, Nasi Jagal Mama Deco dan masih banyak lainnya.

"Selain beragam jajanan nusantara, aneka mainan dan cemilan lawas dari depot Judal Jadul bisa menjawab kerinduan pada masa-masa 90-an," tambah Wina.

Terbaru, pengunjung mendapat pengalaman seru menikmati wahana permainan pasar malam seperti komedi putar atau carousel, bianglala, hingga kora-kora setelah kesuksesan wahana human claw dan mobil gowes yang hadir sejak tahun lalu.

Even ini makin meriah karena 100 pengunjung pertama bisa menukar uang pecahan Rp1.000,- dengan kupon Serbu Serba Seribu untuk menikmati jajanan dan wahana yang tersedia.

"Nantinya, kupon ini akan berlaku sepanjang event tiap Sabtu dan Minggu khusus 200 penukar pertama per harinya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," tukas Wina.(MRI/RGI)

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill