Connect With Us

Ekspor Manggis Banten Terkendala Pengemasan & Label

Muhamad Ikbal | Rabu, 25 September 2019 | 17:15

Badan Karantina Pertanian menggelar kegiatan pelatihan kepada para petani manggis di Lebak, Pandeglang, dan Serang. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com-Ekspor buah manggis asal Banten masih terkendala pengemasan dan label. Tidak adanya perusahaan pengepakan di Banten menjadi salah satu kendala.

Selain dua kendala tersebut, kualitas hasil panen masih banyak didapatkan tak layak ekspor karena masih terdapat getah bening. Untuk meningkatkan hasil panen berkualitas ekspor, Badan Karantina Pertanian memberikan pelatihan kepada para petani manggis di Lebak, Pandeglang, dan Serang.

"Permasalahan yang dihadapi petani adalah bagaimana cara pengelolaan budidaya tanaman manggis di lokasi tanah liat agar produksinya sama bagusnya dengan yang di lokasi tanah merah.  Selanjutnya belum adanya packing house di Banten, sehingga buah manggis asal Banten dikirim dulu ke daerah lain untuk diproses sebelum diekspor," kata Kepala Badan Karintina Cilegon, Raden Nurcahyo kepada wartawan, Rabu (25/9/2019).

Proses pengiriman manggis ke daerah lain membuat biaya jadi bengkak. Para petani harus mengirim ke Bogor dan Jakarta untuk dikemas agar dapat dieskpor.

"Terakhir, belum adanya pelabelan buah manggis asal Banten, sehingga promosi terhadap Banten sendiri sebagai daerah asal dari buah manggis tersebut menjadi tidak terdukung," ujarnya.

Ke depan, selain petani manggis untuk mengembangkan produk pertaniannya, pihak karantina berharap agar pemerintah daerah dapat mendorong adanya perusahaan pengemasan produk pertanian.

KOTA TANGERANG
Tabrak Bocah 11 Tahun hingga Tewas di Periuk Tangerang, Pemotor Serahkan Diri ke Polisi Usai Sempat Kabur

Tabrak Bocah 11 Tahun hingga Tewas di Periuk Tangerang, Pemotor Serahkan Diri ke Polisi Usai Sempat Kabur

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:37

Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial MZ, 11, di Jalan Prima, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill