Connect With Us

Parkir di Kuliner Pasar Lama Semrawut, DPRD: Mau Beli Satai Saja Muter-muter

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 3 Oktober 2019 | 15:56

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Anggiat Sitohang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Perparkiran di kawasan pusat kuliner Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang diklaim semrawut.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Anggiat Sitohang kepada TangerangNews.

Ia mengatakan, pengunjung yang ingin berkuliner di Pasar Lama harus berputar-putar karena sulitnya memarkirkan kendaraan.

"Pengunjung mau beli satai saja muter-muter tiga kali mencari parkir. Akhirnya nggak jadi beli. Kan, sayang ini pusat kuliner harus dikelola," ujarnya di Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (3/10/2019).

Perparkiran di pasar lama disebut Anggiat sangat semrawut. Kendaraan sepeda motor dan mobil yang terparkir tidak teratur.

Belum lagi keberadaan pedagang kaki lima yang jumlahnya semakin mewabah. Kondisi ini membuat pengunjung tak nyaman berada di kawasan kuliner itu.

Anggiat pun mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk menyediakan kantung parkir khusus bagi pengunjung pusat kuliner Pasar Lama.

"Kami sudah sampaikan ke Pemkot Tangerang agar lahan bekas bioskop Kartini dijadikan kantung parkir," katanya.

Anggiat mengusulkan lahan milik PT KAI di kawasan Kisamaun untuk dijadikan sebagai gedung parkir.

Menurutnya, Pemkot Tangerang tengah bernegosiasi dengan PT KAI untuk merealisasikan usulan itu.

Jika tersedia gedung parkir, kata Anggiat, masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata kuliner Pasar Lama akan nyaman.

"Kami juga minta gedung parkirnya bertingkat seperti di Puspem Kota Tangerang," pungkasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong

Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong

Minggu, 5 April 2026 | 14:06

Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.

BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill