KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menanggapi Kasus penusukan yang menimpa Menko Polkam Wiranto sewaktu berkunjung di Menes, Banten, beberapa waktu lalu.
Usai mengisi pengajian di Masjid Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (12/10/2012), Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menyayangkan jika kasus ini dihubungkan dengan Islam radikal oleh pihak Kepolisian.
“Saya mengamati ada gejala kecenderungan ingin menggunakan isu anti ekstimisme dan anti radikalisme dengan tendensi tertentu, diarahkan kepada kalangan Islam tertentu. Ini lagu lama yang sudah dipakai dua dasawarsa pada orde baru, dengan bahasa terpapar radikalisme,” tukasnya.
Menurutnya, jika ada bukti pelanggaran hukum pada kasus tersebut, harus dibuktikan dan diproses secara hukum. Jangan malah melempar tuduhan-tuduhan yang menimbulan citra negatif terhadap Islam.

“Kalau ada tuduhan tertentu kenapa tidak ditangkap dari awal, kenapa dibiarkan? Kalau ada kejadian baru disebut (Islam radikal),” tukasnya.
Din Syamsuddin juga mempertanyakan pihak berwajib yang mengumumkan bahwa pelaku ini sudah dipantau sejak 3 bulan lalu. “Logika awam saya kalau sudah dipantau 3 bulan lalu, kenapa bisa kecolongan? Katanya diumumkan ini terpapar radikalisme, setelah diselidiki pelakuknya tidak pernah ke masjid, tidak pernah ikut pengajian. Lalu sekarang direvisi, dia (pelaku) katanya stress berat,” katanya.

Dia menuntut pihak-pihak yang membuat tuduhan Islam radikal itu agar bertanggung jawab dan minta maaf karena membuat pernyataan yang tidak benar.
“Siapa pun penjabat pemerintah, aparat penegak hukum dan keamanan yang sudah menuduh, ada nggak permintaan maaf? Jangan biasa menuduh, ternyata tidak benar,” tukasnya.
Din Syamsudin pun berpesan agar masalah ini cepat diselesaikan dan jangan dibuat berlarut-larut karena banyak masalah lain yang perlu diperhatikan. “Ini masalah besar, kalau bisa diselesiakan dengan cepat ya selesaikan. Masih banyak masalah bangsa yang lebih besar,” tukasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews