Connect With Us

MTQ Kota Tangerang Dorong Generasi Milenial Gemar Mengaji

Advertorial | Rabu, 16 Oktober 2019 | 20:02

Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang di Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (16/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pagelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang resmi dibuka di Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (16/10/2019).

Pembukaan MTQ yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang memukul bedug secara simbolis.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan sukses. Pembukaan diawali dari pawai ta'aruf. Dalam pawai ta'aruf, para pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) mengitari venue utama MTQ sambil membawa ornamen-ornamen unik.

Selain itu, para kelompok kafilah dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang pun berdefile mengelilingi area panggung utama MTQ sambil disaksikan para pejabat di lingkup Pemkota Tangerang.

Arief mengatakan, dengan penyelenggaraan MTQ tahunan ini, pihaknya dapat melakukan pembinaan kepada para peserta untuk memantapkan penampilan dan kegigihannya menjadi kafilah MTQ tingkat provinsi maupun nasional.

"Ini kan yang kita jaga originalitas. Jadi, pesertanya memang benar-benar harus dari warga Kota Tangerang," ujar Arief selepas membuka MTQ tingkat Kota Tangerang.

Menurut Arief, Pemkot Tangerang tak main-main dalam mengembangkan kualitas diri masyarakat yang dapat bertilawah dengan baik dan indah. 

Ia menyebut, dalam hasil rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang tahun ini, pihaknya ingin pengembangan sampai ke lingkungan masyarakat.

"Maka sekarang dilantiklah unit pengelola LPTQ di tingkat kelurahan yang nanti diharapkan pembinaan itu bukan hanya di pemerintahan saja tapi justru di masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, pagelaran MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang bisa menjadi motivasi bagi anak-anak milenial di lingkungan Kota Tangerang untuk membaca Al-Quran dan menerapkan nilai-nilai sunah Islam demi terciptanya masyarakat yang berakhlakul karimah.

"Apalagi di zaman milenial sekarang jangan sampai mereka tinggalkan Al-Quran dan sunah," paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang Indri Astusi menuturkan, penyelenggaraan MTQ kali ini diikuti 1.127 orang yang berasal dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Para kafilah, kata Indri, mengikuti 13 cabang perlombaan MTQ. "MTQ ini masing-masing kafilah sudah ada pembagiannya. Untuk tahun ini kita memang memilih terbaik pertama, kedua, dan ketiga. Jadi, tidak ada juara harapan," ungkapnya.

Menurut Indri, penyelenggaraan MTQ tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Bedanya, tutur Indri, yaitu diadakan cabang lomba hafalan 100 hadits dan lomba makalah.

Ia menambahkan, venue MTQ terpusat di Kecamatan Pinang yang tersebar di 13 venue seperti masjid, pondok pesantren, dan sekolah. 

"Jadi, nanti divenue itu selain ada lomba, kita juga sediakan warung amal. Nanti si peserta kafilah atau dari masyarakat bisa makan dan minum gratis karena kami sediakan," pungkasnya (ADV).

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

BISNIS
Catat, Beragam Promo Bagi Pelanggan Telkomsel Tangerang Sepanjang September

Catat, Beragam Promo Bagi Pelanggan Telkomsel Tangerang Sepanjang September

Minggu, 6 September 2026 | 19:00

Telkomsel Area Jabotabek Jabar menghadirkan berbagai program apresiasi spesial bagi sepanjang bulan September 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill