Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter
Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TANGERANGNEWS.com—Pagelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang resmi dibuka di Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (16/10/2019).
Pembukaan MTQ yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang memukul bedug secara simbolis.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan sukses. Pembukaan diawali dari pawai ta'aruf. Dalam pawai ta'aruf, para pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) mengitari venue utama MTQ sambil membawa ornamen-ornamen unik.

Selain itu, para kelompok kafilah dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang pun berdefile mengelilingi area panggung utama MTQ sambil disaksikan para pejabat di lingkup Pemkota Tangerang.
Arief mengatakan, dengan penyelenggaraan MTQ tahunan ini, pihaknya dapat melakukan pembinaan kepada para peserta untuk memantapkan penampilan dan kegigihannya menjadi kafilah MTQ tingkat provinsi maupun nasional.

"Ini kan yang kita jaga originalitas. Jadi, pesertanya memang benar-benar harus dari warga Kota Tangerang," ujar Arief selepas membuka MTQ tingkat Kota Tangerang.
Menurut Arief, Pemkot Tangerang tak main-main dalam mengembangkan kualitas diri masyarakat yang dapat bertilawah dengan baik dan indah.
Ia menyebut, dalam hasil rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang tahun ini, pihaknya ingin pengembangan sampai ke lingkungan masyarakat.

"Maka sekarang dilantiklah unit pengelola LPTQ di tingkat kelurahan yang nanti diharapkan pembinaan itu bukan hanya di pemerintahan saja tapi justru di masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, pagelaran MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang bisa menjadi motivasi bagi anak-anak milenial di lingkungan Kota Tangerang untuk membaca Al-Quran dan menerapkan nilai-nilai sunah Islam demi terciptanya masyarakat yang berakhlakul karimah.
"Apalagi di zaman milenial sekarang jangan sampai mereka tinggalkan Al-Quran dan sunah," paparnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang Indri Astusi menuturkan, penyelenggaraan MTQ kali ini diikuti 1.127 orang yang berasal dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Para kafilah, kata Indri, mengikuti 13 cabang perlombaan MTQ. "MTQ ini masing-masing kafilah sudah ada pembagiannya. Untuk tahun ini kita memang memilih terbaik pertama, kedua, dan ketiga. Jadi, tidak ada juara harapan," ungkapnya.
Menurut Indri, penyelenggaraan MTQ tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Bedanya, tutur Indri, yaitu diadakan cabang lomba hafalan 100 hadits dan lomba makalah.
Ia menambahkan, venue MTQ terpusat di Kecamatan Pinang yang tersebar di 13 venue seperti masjid, pondok pesantren, dan sekolah.
"Jadi, nanti divenue itu selain ada lomba, kita juga sediakan warung amal. Nanti si peserta kafilah atau dari masyarakat bisa makan dan minum gratis karena kami sediakan," pungkasnya (ADV).
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews