Connect With Us

Dinsos Berdayakan Eks Penyandang Penyakit Sosial di Kota Tangerang Jadi Pengusaha

Advertorial | Senin, 18 November 2019 | 19:26

Suasana anak jalanan dan pengamen yang diberikan pembinaan oleh Dinas Sosial Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang memberdayakan eks para penyandang penyakit sosial untuk menjadi pengusaha dengan menjalani usaha ekonomi produktif (UEF).

Sebanyak tujuh eks anak jalanan dan pengamen yang merupakan warga Kota Tangerang pun mengikuti pembinaan yang berlangsung pada 18-22 November 2019 di kantor Dinsos Kota Tangerang.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Tangerang, dr. Feriyansyah.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Tangerang, dr. Feriyansyah mengatakan, pihaknya berupaya memberikan pemberdayaan kepada para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) tersebut.

"Program ini salah satu tujuan kita agar membentuk dan menjadikan seseorang yang tadinya PPKS menjadi orang yang mandiri dan sejahtera," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (18/11/2019).

Suasana anak jalanan dan pengamen yang diberikan pembinaan oleh Dinas Sosial Kota Tangerang.

Menurutnya, eks penyandang penyakit sosial terutama anak jalanan dan pengamen di Kota Tangerang berjumlah 30 orang. Namun—setelah dilakukan penyaringan selama tiga bulan—hanya tujuh orang yang ingin kehidupan sosialnya berubah menjadi lebih baik dengan mengikuti program terbaru dalam pemberdayaan menjadi pengusaha ini.

"Ini tahap awal. Nanti, 23 PPKS lainnya akan mengikuti program yang sama karena ini berkelanjutan. Apalagi, nanti kalau mereka melihat temannya berhasil, tentu mereka akan ikut terjun," imbuhnya.

Suasana anak jalanan dan pengamen yang diberikan pembinaan oleh Dinas Sosial Kota Tangerang.

Dalam program UEF ini, para peserta mengikuti pembinaan hingga mendapat pendampingan dari Dinsos ketika mereka menjalani unit usaha. Permodalan usahanya sendiri, kata Feriyansyah, ditanggung oleh Dinsos yang bekerja sama dengan koperasi.

Lokasi usahanya akan dijalani mereka di spot keramaian seperti kawasan Kuliner Pasar Lama. Saat ini, ketujuh eks penyandang penyakit sosial tersebut akan berjualan fried chicken dan es buah. Produknya pun akan dikemas dengan higienis dan menarik.

"Jadi, nantinya tidak hanya melatih, tetapi kami juga memberikan bimbingan psikologi, kerohanian, kesosialan, karena mereka juga kehidupannya perlu dirangkul untuk memotivasi mereka agar benar-benar semangat mandiri," katanya.

Suasana anak jalanan dan pengamen yang diberikan pembinaan oleh Dinas Sosial Kota Tangerang.

Feriyansyah berharap, eks anak jalanan dan pengamen di Kota Tangerang mampu menjalani kehidupan dengan mandiri untuk meraih kesejahteraan melalui UEF ini.

Sementara Cardi, 37, eks anak jalanan yang merupakan peserta program UEF berharap perubahan kehidupan sosial dapat menjadi pengusaha yang sukses setelah dibina Dinsos.

"Ya, saya ingin berubah menjadi lebih baik lagi. Apalagi saya punya tanggungan. Terima kasih dengan program yang diberikan Dinsos. Semoga kami sukses," harapnya.(ADV)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill