Connect With Us

Pembobol Mesin ATM di Tangerang Ditangkap Setelah Setahun Beraksi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 November 2019 | 23:06

| Dibaca : 1145

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim (ditengah) menunjukan barang bukti foto-foto dari Tersangka berinisial AF dan BI, pelaku pengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di restoran Pondok Arum, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Jajaran Polres Metro Tangerang Kota menangkap spesialis pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Pelaku ditangkap setelah setahun melancarkan aksinya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap adalah MS dan RR, warga Tangerang. Mereka beraksi di sebuah minimarket, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada September 2018

"Pelaku mengaku beraksi hanya sekali. Kami tangkap beberapa waktu yang lalu," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (22/11/2019).

Abdul menyatakan, kedua pelaku masuk ke dalam minimarket layaknya pekerja yang hendak memperbaiki mesin ATM. Pelaku kemudian mencongkel brangkas mesin ATM menggunakan obeng.

"Pelaku seolah-olah masuk ke Alfamart mengaku sebagai petugas yang selalu melakukan perawatan mesin ATM. Sehingga Alfamart tidak curiga dengan pelaku," ungkapnya.

Baca Juga :

"Jadi, pelaku membuka brangkas dengan mengunakan kunci dummy. Di situ ada kaset warna hitam tempat untuk menyimpan uang. Hingga membuat mesin ATM di Alfamart merugi Rp68 juta," imbuhnya.

Menurut Abdul, kedua pelaku merupakan spesialis perawatan mesin ATM. Sebab, pelaku lama bekerja sebagai teknisi mesin ATM pada sebuah perusahaan bank swasta.

"Artinya mereka sudah paham karakter mesin ATM. Sudah berpengalaman. Sangat mudah bila membongkar mesinnya," katanya.

Abdul menuturkan, kedua pelaku mengaku baru sekali melancarkan aksinya. Ia menyebut, polisi berhasil meringkus kedua pelaku setahun kemudian setelah kejadian.

Ia pun mengimbau kepada pihak-pihak minimarket yang terdapat fasilitas mesin ATM untuk lebih waspada pada orang-orang yang mengaku sebagai petugas perbaikan mesin ATM. 

"Ini pembelajaran kepada masyarakat khususnya swalayan agar lebih hati-hati ketika orang yang mengaku sebagai maintenance. Harus lebih dicek lagi," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:42

TANGERANGNEWS.com-Nenek Sarfiah, 80, tinggal sebarang kara di rumah tak layak huni di Pejaten, Kelurahan Cikerai, Cilegon. Sarfiah tinggal selama

PROPERTI
Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Kamis, 14 Mei 2020 | 22:03

TANGERANGNEWS.com- Properti masih menjadi sektor yang akan tumbuh di masa pandemi saat ini.

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi