Connect With Us

Sachrudin Ajak Warga Minang Ikut Membangun Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 30 November 2019 | 09:32

Pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Tangerang menggelar kegiatan bertajuk Pagurauan Samalam Suntuk atau bincang-bincang semalaman.

Acara berlangsung di Sekretariat DPD IKM Kota Tangerang Jalan Teuku Umar, Karawaci Kota Tangerang, Jumat (29/11/2019) malam.

Kehadiran IKM ini sebagai wadah pemersatu bagi warga minang yang ada di Kota Tangerang. IKM berdiri sudah puluhan tahun, hadir di berbagai daerah bahkan di luar negeri.

Dalam kegiatan yang diisi dengan tarian dan nyanyian khas warga minang ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Dalam sambutannya, Sachrudin mengaku sangat mengapresiasi acara tersebut. Ia juga mengajak IKM untuk ikut berpartisipasi membangun Kota Tangerang.

"Saya yakin orang awa itu pasti hidupnya sejahtera, karena pandang menjunjung langit. Kota Tangerang ini terbuka untuk siapa saja. Orang Padang juga banyak di Tangerang," kata Sachrudin, Jumat (29/11/2019).

Baca Juga :

Menurut ia, silaturahmi merupakan kebutuhan bagi semua masyarakat. Melalui kegiatan ini, ia berharap akan tercipta persatuan dan membangun kolaborasi antara warga minang dan masyarakat Kota Tangerang.

"Silatuhrami ini kebutuhan kita semua. Mudah-mudahan melalui silaturahmi ini ada sebuah kesepakatan bersama untuk membangun sinergitas. Untuk memenuhi proses pemenuhan kebutuhan kita," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Tangerang Indra Jaya menjelaskan, acara ini diadakan untuk membangun silaturahmi sekaligus menguatkan IKM sebagai wadah pemersatu dalam mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Di sini IKM hadir untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di Kota Tangerang. Hari ini NKRI harus bersatu, walaupun kami warga minang, tapi kami siap bersinergi dan berkontribusi untuk Kota Tangerang," ucap Indra.

Ia juga mengaku siap mendukung program-program Pemerintah Kota Tangerang untuk kesejahteraan sosial. Sebagai bentuk partisipasinya kepada masyarakat Kota Tangerang, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengoperasikan ambulans gratis dan siap melayani masyarakat tanpa memandang ras, suku, dan agama.

"Kami berencana akan memberikan mobil ambulans gratis untuk warga Kota Tangerang. Dan harapan terbesar kami adalah membangun rumah-rumah gadang di Kota Tangerang, mudah-mudahan di tahun 2020 nanti akan terwujud," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill