Connect With Us

Satpam Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Desember 2019 | 12:14

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (2/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Petugas satuan pengamanan (satpam) ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (2/12/2019).

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim, korban pertama kali ditemukan oleh Rohadi, saksi mata yang sedang mencari limbah dengan menggunakan perahu di Sungai Cisadane.

BACA JUGA:

"Saksi melihat sesosok mayat hanyut yang kemudian dipinggirkan ke tepi Kali Cisadane, selanjutnya dibantu oleh saksi untuk diangkat ke darat," jelasnya.

Saat dievakuasi, kata dia, korban mengenakan seragam satpam berwarna hitam dengan nama tertulis Panji.

Selain itu, polisi juga menemukan kartu identitas korban dari PT Garuda Benteng Satria Indonesia atas nama Panji. "Korban diperkirakan berusia 35 tahun," ucapnya.

Korban berhasil dievakuasi pukul 06.00 WIB. Kemudian jasadnya dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Masih dalam penyelidikan. Korban sekarang berada di RSUD," ungkap Abdul.

Sementara menurut keterangan Gema Lingkungan Cisadane, Gerry menyebut bahwa korban diketahui berenang di Sungai Cisadane, Serpong pada Sabtu (30/11/2019) sore.

Saat itu, kondisi arus Sungai Cisadane cukup deras akibat hujan. Ia lalu menduga korban hanyut.

"Setelah sampai di tengah kali korban minta tolong dan tidak lama langsung tenggelam," katanya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill