Connect With Us

Lapas Pemuda Tangerang Rayakan Natal & Baksos 2019

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Desember 2019 | 17:19

Kegiatan Perayaan Natal dan Bakti Sosial di Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Kamis (5/12/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang turut berpartisipasi merayakan Natal dan Bakti Sosial yang digelar Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Kamis (5/12/2019).

Acara yang bertemakan “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” ini dilangsungkan di Yayasan Pelita Jiwa / Panti Rehab Rawa Kucing Kota Tangerang.

Hadir dalam acara ini Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Banten Sorta Delima Lumban Tobing sebagai pembina persekutuan Oikumene Kemenkumham Banten.

Hadir juga pegawai Jajaran Kantor wilayah Banten dan UPT yang merupakan umat kristiani berjumlah 60 orang, penghuni panti 38 orang (semuanya laki-laki), karyawan panti 5 orang.

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Banten, Sorta Delima Lumban Tobing menjelaskan, acara digelar bertujuan untuk mengucap syukur atas hari kelahiran Yesus Kristus ke dunia untuk semua manusia, tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan.

Kegiatan Perayaan Natal dan Bakti Sosial di Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Kamis (5/12/2019).

"Selain itu, juga dapat menjalin ikatan persaudaraan dalam Kristus dan saling berbagi berkat antara para pegawai Kemenkumham di lingkungan Kantor Wilayah Banten dan masyarakat," ujarnya.

Ia menuturkan, untuk tahun ini Oikumene Kanwil Kemenkumham Banten dibentuk di Serang dan sekitarnya yang terdiri dari seluruh Nasrani pegawai Kanwil kemenkumham Banten.

"Kita merayakan bersama WBP (warga binaan pemasyarakatan) dan warga asuh yang berada di Yayasan Pelita Jiwa. Ketua Panitia tahun Ini Bapak Jimmy Simamora dari Lapas Pemuda Tangerang, yang sudah menghimpun semangat dari seluruh panitia Natal yang berpartisipasi dan Lapas Pemuda yang memberikan sumbangsih melakukan pembangunan kamar mandi dan ruang ganti pakaian pada WBP yang semuanya berjumlah 38 orang," katanya.

Baca Juga :

Ia menyebut, pihaknya sangat bersuka cita merayakan Natal dengan tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Semua Orang” ini.

"Kami melihat betapa orang-orang yang terpinggirkan sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari Kanwil Kemenkumham Banten. Kami terus akan berkarya dengan hal-hal positif agar menjadi berkat bagis lingkungan Banten dan sekitarnya," ucapnya.

Ketua Yayasan Pelita Jiwa, Pendeta Joggi Alam Simanulang mengucapkan terima kasih dan bersyukur yang luar biasa, karena umat di yayasan Pelita jiwa ini menderita skizofrenia yang jiwanya terbelah.

"Maka dari itu mereka sangat senang dihibur dan mendapatkan sesuatu, melalui setiap waktu yang diberi dari Kanwil Kemenkumham Banten dan Pusat. Semoga Tuhan memberkati semua pihak yang terlibat," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill