Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat ada 118 kasus Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) dalam periode Januari-Oktober 2019.
Pendataan jumlah ODHA yang didominasi risiko lelaki seks dengan lelaki (LSL) ini dilakukan berdasarkan hasil skrining HIV di Kota Tangerang.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Indri Bevy. Ia mengatakan, 60 ODHA diantaranya pria yang melakukan hubungan seks sesama jenis atau LSL.
“Untuk LSL presentasenya hampir lebih dari 50 persen dari total ODHA,” ujarnya kepda TangerangNews, Rabu (11/12/2019).
Bevy merinci selain LSL, faktor penyebaran HIV terjadi akibat pasangan suami-istri berisiko tinggi 18 kasus, pelanggan pramuria 16 kasus, ibu rumah tangga 11 kasus, jarum suntik 2 kasus, dan lain-lain 26 kasus. Sementara untuk rentan usia ODHA terjadi pada 25-49 tahun.
“Memang risiko HIV yang paling tinggi LSL,” ungkapnya.
Menurut Bevy, LSL adalah perilaku seks menyimpang yang kini sangat berisiko pada penyebaran HIV.
“Dulu pemicunya jarum suntik. Tapi sekarang malah perilaku yang beresiko yang mereka lakukan,” ucapnya.
Bevy pun prihatin atas fenomena ini. Sayangnya, pemerintah sulit mencegah praktik LSL. Namun, Bevy ingin pelaku-pelaku LSL sadar bila perilaku yang dipraktikkannya merusak kehidupan sosial.
“Kalau kita bilang harus pakai kondom sebagai pencegahan, bukan berarti kita merestui. Tapi untuk mencegah laki-laki pakai kondom agar tidak menular,” katanya.
Bevy menambahkan, tak hanya Dinas Kesehatan, instansi terkait yang tergabung dalam Komisi Penanggulangan AIDS Daerah harus gencar mengatasi persoalan ini.
“Ini tugas semua lintas sektoral. Disnaker, Dishub, Satpol PP, DP3AP2KB, MUI, bahkan Kepolisian sebenarnya terlibat,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews