Connect With Us

Diterpa Isu Haram, Penjualan Kembang Api Turun Drastis

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Desember 2019 | 18:01

Nana, pedagang kembang api di Cipondoh, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pedagang kembang api mengeluh karena penjualannya dalam momen perayaan tahun baru kali ini menurun drastis. Pemicu sepinya penjualan disebut karena maraknya isu larangan perayaan tahun baru.

Nana, pedagang kembang api di Cipondoh, Kota Tangerang mengatakan, penjualan kembang api untuk menyambut perayaan tahun baru 2020 ini merosot dibanding periode tahun lalu.

“Penjualan sepi. Enggak kayak tahun lalu. Biasanya jam segini sudah lumayan laris,” ujarnya saat ditemui TangerangNews di lapaknya, Selasa (31/12/2019).

Nana merupakan pedagang kembang api musiman. Ia menggelar dagangannya saat tibanya momen menyambut tahun baru. Modal berjualan untuk mengisi lapaknya dengan beragam kembang api mencapai Rp1,5 juta.

Ia mengatakan sebelum menyambut perayaan tahun baru seperti sekarang ini, dagangannya pada tahun lalu laris terjual hingga berhasil mendapat keuntungan sampai Rp500 ribu.

Namun, ia pesimis bila penjualannya tahun ini laris. “Sepi, walau berharap tapi saya pesimis bisa laku. Karena melihat antusiasnya pembeli sangat kurang,” ungkap ibu lima anak tersebut.

Nana menyebut pemicu sepinya pembeli pada tahun ini karena maraknya isu larangan perayaan tahun baru. 

“Penyebabnya karena sekarang, kan, perayaan tahun baru haram. Apalagi kalau dirayakan pakai kembang api,” pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill