Connect With Us

Diduga Kesetrum, Warga Batuceper Tewas Mengambang di Genangan Banjir

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Januari 2020 | 21:26

Jenazah almarhum Jamilah, 52, saat didoakan di kediamannya di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Jamilah, 52, warga Gang Asidiqiyah RT2/6, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang ditemukan tewas mengambang di genangan banjir dekat kediamannya, Rabu (1/1/2020). Diduga korban tewas karena tersengat aliran listrik dari tiang kabel PLN.

Lurah Batujaya Jamaludin mengatakan, insiden korban tersengat listrik terjadi pukul 05.30 WIB, ketika banjir dengan ketinggian 30-60 centimeter merendam pemukiman di wilayah tersebut. “Ya, betul. Warga Batujaya meninggal saat banjir,” ungkapnya kepada TangerangNews.com.

Jamaludin menuturkan, korban saat itu ke luar rumahnya karena banjir. Korban, kata dia, melewati Jalan Gang Assidiqiyah tanpa tujuan. Namun, tiba-tiba warga setempat menemukan korban telah mengambang di atas genangan banjir di jalan lingkungan itu.

“Berdasarkan info RT, warga temukan korban mengambang. Awalnya warga mengira itu hanya pakaian yang terbawa arus. Tapi setelah diperhatikan ternyata tetangga mereka, kemudian di bawa ke rumah korban,” katanya.

Jamaludin menyebut, korban diduga meninggal karena tersengat listrik. Menurutnya di jalan lingkungan yang dilintasi korban, terdapat sebuah tiang listrik PLN yang aliran listriknya belum padam.

“Dugaannya begitu. Karena ketika warga mengecek, tiang listriknya masih mengandung setrum,” paparnya.

Ia menambahkan, saat ini korban masih berada di rumah duka di kawasan Jurumudi, Benda, Kota Tangerang untuk kemudian dikebumikan.(RAZ/HRU)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill