Connect With Us

Disidak Anggota DPRD, Pengusaha di Cipondoh Naik Pitam

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Januari 2020 | 18:51

Anggota DPRD Kota Tangerang, Turidi saat adu argumen dengan salah satu pemilik usaha yang bandel di kawasan Kavling DPR Blok A, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (16/1/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kavling DPR Blok A, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (16/1/2020). 

Sidak dilakukan karena disinyalir beberapa bangunan usaha tersebut tidak dilengkapi dokumen perizinan, seperti belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Saat pemeriksaan dilakukan, para wakil rakyat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari Satpol PP, Dinas PUPR, DPMPTSP, dan Dinas Perkim Kota Tangerang itu menemukan hal tersebut, mereka  langsung menyegel beberapa bangunan yang difungsikan menjadi gudang menggunakan pilok.

Selain itu, dari 18 bangunan tersebut, ditemukan beberapa gudang yang tidak sesuai dengan peruntukannya, yaitu industri tidak ramah lingkungan dan penyimpanan mobil alat berat.

Kedatangan para wakil rakyat ke lokasi tersebut ternyata tak diindahkan sejumlah pengusaha. Bahkan, anggota DPRD dengan pengusaha sempat terlibat cekcok.

Ketika anggota dewan datang menanyakan surat-surat izin bangunan, tiba-tiba Adam, salah satu pemilik bangunan justru melepas puluhan anjing peliharaannya, sehingga membuat suasana memanas.

Sekitar dua ekor anjing itu pun terus menggonggong saat cekcok mulut itu terjadi. Suasana pun tegang, karena pemilik usaha tetap ngotot ia telah mengantongi izin, sedangkan para wakil rakyat bersikukuh perizinan itu tidak sesuai.

Adam yang berbicara dengan intonasi suara tinggi justru membuat beberapa dari wakil rakyat tersebut turut tersulut amarahnya. Adu argumen antara pemilik usaha dengan rombongan itu pun berlangsung beberapa menit, diiringi gonggongan suara anjing.

“Pelanggarannya di mana? Di sini bengkel tidak ada limbah beracun, di sebelah sana tuh yang ada limbahnya mah,” kata Adam dengan nada tinggi.

Tak hanya itu, Adam yang saat itu tak mampu mengendalikan emosinya juga sesekali mencoba memprovokasi wakil rakyat dengan menyuruh karyawannya untuk tetap bekerja.

“Sudah sana kerja, ngapain ini pake acara disegel segala,” kata Adam seraya meminta para wakil rakyat untuk segera keluar dari bengkelnya.

Sementara Wakil DPRD Kota Tangerang Kosasih ketika mendapati bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukan perizinan mengaku geram dan meminta pemilik agar segera mengubah adminstrasi perizinan menjadi kantor dan pergudangan kepada dinas terkait.

“Ini izinnya kantor kenapa jadi pergudangan. Bapak harus ubah dulu izinnya sesuai peruntukannya. Sementara harus distop dan disegel dulu sampai izinnya diubah, kalau mau izinnya kantor dan pergudangan,” tutur politisi Golkar ini.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto meminta kepada pemilik alat berat untuk tidak lagi beroperasi di wilayah Kecamatan Cipondoh karena tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang.

“Menghasilkan PAD tidak, memberikan kontribusi juga tidak kepada Pemkot Tangerang. Lihat saja di jalan tanah berantakan, becek nggak karuan dibiarkan saja. Hanya mengambil keuntungan saja tanpa memikirkan sekitarnya,” jelas polisi Gerindra ini.

Turidi juga meminta kepada pemilik alat berat untuk menutup dan memindahkannya ketempat yang sudah ditentukan yakni di Jalan Husein Sastranegara.

“Ya tata ruang kita sudah berubah, pengalokasian alat berat sudah di Jalan Husein Sastranegara yang arah Benda,” ungkapnya.

Turidi menyampaikan kepada para pemilik gudang dan bangunan di Kavling DPR harus taat pada peraturan. Bila izinnya tidak sesuai, kata dia, harus disegel dan diurus proses izin usaha dan bangunannya ke dinas terkait.

"Kami juga meminta petugas Satpol PP dan pengawas yang bersangkutan menjalankan tupoksinya dengan baik. Kalau pengusaha membandel disegel saja, jangan takut. Kami DPRD siap membentengi," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:32

Warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill