Connect With Us

Besok, Buruh Kota Tangerang Turunkan 5.000 Massa Tolak Omnibus Law

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:29

Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten Dedi Sudarajat, saat berorasi dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Para buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan menggelar demo besar-besaran di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Rabu (22/1/2020) besok. Imbasnya, lalu lintas di Kota Tangerang pun diklaim akan lumpuh. 

"Kami sampaikan maaf kepada masyarakat karena besok dipastikan Kota Tangerang lumpuh akibat demo," ujar Dedi Sudarajat, Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Selasa (21/1/2020).

Ia juga mengeklaim demo menolak pembentukan Omnibus Law untuk Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja ini akan diiikuti 5.000 buruh. 

"Hampir semua karyawan akan ikut total demo ini. Jadi, kami menolak Omnibus Law Ketenagakerjaan karena sistem ini menghancurkan kesejahteraan buruh," katanya. 

Ia menyebut aksi ini akan melumpuhkan lalu lintas di Kota Tangerang. Pasalnya, para buruh akan bergerak dari sejumlah titik. Terlebih, kata dia, bentuk aksi dilakukan dengan long march atau massa konvoi kendaraan.

Adapun konvoi dimulai dari wilayah barat dan timur Tangerang dengan titik temu massa di bilangan Tanah Tinggi untuk bersama-sama menuju Gedung DPRD Kota Tangerang di kawasan Puspemkot Tangerang. 

"Mulai pukul 6 pagi, satgas serikat pekerja mulai menduduki semua pintu kawasan industri di Kota Tangerang," tutur Dedi. 

Dedi menambahkan bahwa dalam aksi unjuk rasa ini pihaknya layangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian beberapa hari lalu.

"Jadi, jika polisi membubarkan, jelas kami akan melawan," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill