Connect With Us

Volume Sampah Pascabanjir di Periuk Capai 604 Ton

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 10 Februari 2020 | 16:45

Mobil pengangkut sampah mengantre menunggu penimbangan di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang sudah surut. Volume sampah pascabanjir pun mengalami peningkatan.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Tangerang Buceu Gartina mengatakan volume sampah pascabanjir di Periuk mencapai 604 ton.

Menurutnya angka volume sampah tersebut dari tiga hari pembersihan di lokasi-lokasi banjir.  Ia merinci pada 7 Februari 2020, volume sampah pascabanjir 185 ton. Lalu keesokan harinya 259 ton. Teranyar 160 ton.

“Ya, jumlah itu berdasarkan data dari jembatan timbang TPAS Rawa Kucing khusus pembersihan lokasi banjir Periuk,” ujar eks Kabid Kebersihan Kota Tangerang ini, Senin (10/2).

Buceu menambahkan volume sampah di lokasi banjir tersebut meningkat signifikan ketimbang pada hari biasanya. Kata dia, sampah se-Kota Tangerang per hari hanya 1.400 ton.

“Hari biasa normal 1200-1400 ton per hari,” katanya.

Data volume sampah tersebut diperkirakan masih bertambah karena para petugas maupun warga hingga kini masih melakukan pembersihan.

Sebelumnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Periuk terjadi sejak Sabtu (1/2/2020). Banjir hingga dengan ketinggian air 100-250 sentimeter sempat menggenangi pemukiman di Kelurahan Gebang Raya, Periuk dan Gembor selama sepekan. Namun, banjir kini telah surut. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill