Connect With Us

Virus Corona, Pengawasan WN Cina di Tangerang Diperketat

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:04

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Sengky Ratna saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (11/2/2020). (Tribunnews.com / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Sengky Ratna mengatakan pihaknya memperketat pengawasan khusus bagi warga negara (WN) Cina di Tangerang. Ia menyebut, peningkatan pengawasan untuk menyikapi merebaknya wabah virus korona di Cina. 

Dikatakannya, berdasarkan data selama tiga bulan terakhir, sebanyak 1.067 warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berada di Tangerang dengan berbagai jenis izin tinggal. 

"Kalau untuk pengawasan WNA Cina ini tentu saja melakukan tindakan antisipasi, kemudian kita juga menginventarisir izin tinggalnya," ujarnya saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Selasa (11/2/2020). 

Ia mengungkapkan dari ribuan WN RRT tersebut 40 persen di antaranya telah kembali ke kampung halamannya sebelum pemerintah menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Indonesia-Ciina. Sementara 60 persen atau ratusan WN RRT di antaranya masih berada di Indonesia. 

Ia pun meminta WN RRT yang masih berada di Indonesia yang secara administrasi keimigrasian tercatat di Imigrasi Tangerang untuk memperpanjang izin tinggal darurat. Sebab, mereka berpotensi overstay . 

"Tentu saja kalau untuk potensi mereka jadi overstay pasti. Tapi Dirjen Imigrasi sudah mengambil langkah dengan memberikan perpanjangan izin tinggal darurat selama 30 hari," katanya. 

"Maka, sekarang tinggal kita menyosialisasikan dengan memberikan notifikasi untuk memperpanjang izin tinggal," imbuhnya. 

Imbauan notifikasi untuk memperpanjang izin tinggal bagi WN RRT, kata dia, dilayangkan melalui email maupun alamat domisilinya. 

"Kita berikan imbauan lewat email ataupun contac person ," pungkasnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Akun Ratusan UMKM Dibekukan, DPR Bakal Panggil TikTok dan Tokopedia

Akun Ratusan UMKM Dibekukan, DPR Bakal Panggil TikTok dan Tokopedia

Kamis, 2 Juli 2026 | 16:48

Komisi VII DPR RI bergerak cepat merespons jeritan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengeluhkan pembekuan akun massal di platform TikTok Shop.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill