Connect With Us

Kocak! Wanita ini Minta Dispensasi untuk Mesum di Hari Valentine

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 14 Februari 2020 | 23:57

Petugas Satpol PP Kota Tangerang mengamankan wanita yang mesum di hotel melati saat perayaan Valentine, Jumat (14/2/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Petugas Satpol PP Kota Tangerang menciduk dua belas pasangan yang diduga mesum, Jumat (14/2/2020) malam. 

Mereka yang diamankan dari sejumlah hotel melati di kecamatan Karawaci dan Neglasari.

Sejumlah pasangan pun mengaku memanfaatkan momentum valentine untuk memadu kasih di kamar hotel tersebut.

Irma, nama samaran, warga Pasar Kemis yang berprofesi sebagai buruh pabrik di Jatiuwung mengaku diajak ke hotel oleh pasangannya untuk merayakan hari kasih sayang tersebut. 

Petugas Satpol PP Kota Tangerang mengamankan wanita yang mesum di hotel melati saat perayaan Valentine, Jumat (14/2/2020).

“Belum juga mulai, eh sudah diketok-ketok. Sumpah pak saya baru saja masuk,” ujar Irma kepada petugas. 

Saat digerebek, Irma meminta kepada petugas untuk diberikan toleransi. Sebab, pada hari valentine ini dia sengaja tidak masuk kerja.

“Ini kan hari valentine. Masa iya mau ditangkap juga pak. Mana saya sudah bolos kerja. Atuh ada kali sedikit renggang mah,” ungkap dia. 

Tak hanya Irma. Susan, nama samaran, saat diamankan petugas bukan hanya merengek minta dilepaskan. Namun, ia berupaya kabur dari petugas dengan berpura-pura hendak membeli air mineral.

Namun berkat kesigapan petugas, Susan yang diketahui telah memiliki suami tersebut dapat kembali diamankan.

“Kami sengaja melakukan penyisiran di beberapa hotel untuk meminimalisir tindakan prostitusi bukan hanya pada perayaan kasih sayang,” jelas Agapito De Arajouno, Kabid Tibumtrans Satpol PP Kota Tangerang.

Menurutnya, penyisiran yang melibatkan jajaran TNI/Polri tersebut diharapkan mampu memberikan pesan kepada masyarakat bahwa hari kasih sayang bukan budaya yang harus dirayakan dengan perbuatan mesum.

“Tidak ada perayaan valentine di Kota Tangerang, apalagi di isi dengan kegiatan mesum, tentunya akan kami sikat,” tegasnya.

Ia menambahkan dalam operasi tersebut pihaknya hanya memberikan pembinaan kepada pasangan yang terciduk setelah sebelumnya dilakukan pendataan. 

“Dari data yang kami punya mereka baru kali pertama diamankan. Tapi apabila mereka kembali membandel kami tidak akan segan-segan mengantarkan mereka ke dinas sosial dan dibina selama tiga bulan,” pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

KAB. TANGERANG
Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:17

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill