Connect With Us

Maret, Pemprov Banten Rapihkan  Jalan Rusak di Jembatan Raden Fatah

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:41

Jalan di Jembatan Raden Fatah rusak diduga akibat genangan air hujan, Kerusakan jalan ini dikeluhkan pengendara, Senin (17/2/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah akan merapikan aspal jalan rusak di Jembatan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

Camat Ciledug Syarifudin HW mengatakan perbaikan aspal jalan jembatan tersebut akan dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.

"Jembatan itu kewenangan provinsi. Jadi, Maret 2020 mau dilaksanakan perbaikan," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (19/2/2020).

Ia menyebut pihaknya telah menerima surat pemberitahuan ihwal perbaikan jalan itu dari Pemerintah Provinsi Banten.

"Surat pemberitahuannya sudah," katanya.

Jalan di Jembatan Raden Fatah rusak diduga akibat genangan air hujan, Kerusakan jalan ini dikeluhkan pengendara, Senin (17/2/2020).

Menurut dia, jembatan ini dibangun untuk mengatasi banjir dengan meninggikan 40 meter dari permukaan.

Namun, kontruksi jembatan yang rampung pada akhir tahun 2019 itu baru dibangun satu jalur, yakni menghubungkan Ciledug menuju Pondok Kacang dan Bintaro.

Tetapi, kata dia, pembangunan konstrukai jembatan untuk arah Pondok Kacang menuju Ciledug akan dilaksanakan bersamaan dengan perbaikan jalan rusak.

Sebelumnya, kondisi rusaknya jalan di Jembatan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang dikeluhkan pengendara karena khwatir insiden kecelakaan.

Salah satu pengendara, Andi, mengatakan laju kendaraan mesti terhenti setelah melewati jembatan akibat jalan berlubang.

"Ketika turunan jalannya rusak. Berlubang. Kalau nggak berhenti bisa anjlok," ungkap Andi yang mengendarai mini bus, Senin (17/2/2020). (RAZ/RAC)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill