Connect With Us

Viral Mencak-mencak di SD Karawaci, Wartawan Gadungan Kabur

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Februari 2020 | 22:27

Petugas Satpol PP saat menginterogasi Seorang wartawan gadungan telah mengganggu ketertiban umum di SD 2 Karawaci, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang wartawan gadungan bernama Yosep diamankan petugas Satpol PP Kota Tangerang. 

Pasalnya, pria berambut gondrong tersebut disebut telah mengganggu ketertiban umum di SD 2 Karawaci, Kota Tangerang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wartawan gadungan tersebut berulah meminta uang kepada pihak sekolah pada Selasa (18/2/2020) pagi.

Video aksinya meminta uang sambil mencak-mencak di hadapan para guru dan anak murid pun viral di grup WhatsApp wartawan. 

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Agapito De Araujo mengatakan penangkapan pria yang mengaku wartawan tersebut didasari dari beredarnya video yang diunggah seorang guru.

"Sudah diamankan karena diketahui buat gaduh di depan anak-anak SD," ujarnya, Kamis (20/2/2020).

Selain marah-marah di depan guru dan siswa-siswi, pria itu juga mengaku sebagai wartawan sambil menunjukan hasil karya jurnalistiknya.

"Betul dia mengaku sebagai wartawan juga," ungkap Agapito. 

Saat diperiksa ternyata pria berambut gondrong tersebut juga tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falferi menyebut bahwa wartawan gadungan itu diduga kabur setelah dijemput kerabatnya. 

Sebab, kata dia, wartawan gadungan yang diduga mengalami gangguan jiwa itu tak hadir saat hendak dibawa ke Mapolsek Karawaci.

"Pada saat mau dibawa ke Polsek karawaci, ada oknum wartawan yang menarik pelaku masuk mobil dan membawa pelaku keluar dari markas komando Satpol PP," pungkasnya. 

Sementara para wartawan yang tergabung dalam Pokja WHTR, FKWT, FORWAT, JTR, dan PWI Kota Tangerang akan memberikan pernyataan sikap ihwal aksi oknum wartawan tersebut. 

Pernyataan sikap rencananya akan digelar di Gedung Juang TMP Taruna Kota Tangerang pada Jumat (21/2/2020) pukul 09.00 WIB.(RMI/HRU)

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill