Connect With Us

Jalan Daan Mogot Amblas, Dishub Tangerang Rekayasa Lalin

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Maret 2020 | 15:37

Lokasi amblasnya aspal di jalan Daan Mogot KM 19 tepatnya di depan Gedung Hak Kekayaan Intelektual, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Aspal Jalan Daan Mogot KM 19 tepat di depan Gedung Hak Kekayaan Intelektual, Kota Tangerang amblas. Jajaran Dinas Pehubungan pun telah melakukan rekayasa lalu lintas di area amblas tersebut. 

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Andhika Nugraha, imbas dari amblasnya aspal di jalan nasional tersebut macet dari Jalan Daan Mogot arah Tangerang sehingga pihaknya mengalihkan arus lalu lintas. 

"Kami telah mengalihkan kendaraan yang menuju Kota Tangerang ke arah Jalan Maulana Hasanudin kemudian mengarah ke Jalan Benteng Betawi," ujar Andhika, Senin (2/3/2020).

Rekayasa lalulintas di jalan Daan Mogot KM 19 tepatnya di depan Gedung Hak Kekayaan Intelektual, Kota Tangerang dikarenakan terjadi amblasnya aspal di jalan tersebut..

Selain itu, lanjut Andhika, pihaknya juga telah menerjunkan 20 personil Dishub untuk membantu mengurai kemacetan di Jalan Daan Mogot.

"Kami juga sudah terjunkan petugas, tiap shift itu masing-masing dua regu dengan jumlah personel 20 orang. Selain itu kami juga sudah memasang beberapa petunjuk arah untuk memudahkan masyarakat dari arah Jakarta yang akan menuju Kota Tangerang," paparnya.

Andhika mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk bisa menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan oleh Dishub yaitu Jalan Maulana Hasanudin dan Benteng Betawi.

"Tetap berhati-hati dalam berkendara, hindari Jalan Daan Mogot dan silahkan menggunakan jalur alternatif yang ada," tuturnya.

Dia menambahkan Dishub juga berencana untuk membuat skenario contra flow untuk memperlancar arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot arah Tangerang.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Kementerian PUPR. Untuk memperlancar proses perbaikannya rencananya,  lajur arah Tangerang akan kita tutup. Dan nanti lajur arah Jakarta kita bikin dua arah," pungkasnya.(DBI/HRU)

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08

Enam orang yang mayoritas masih berusia remaja ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang lantran menjalankan home industry narkotika sintetis. Mereka ditangkap di sebuah kontrakan dengan lokasi yang berbeda.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05

Mendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill