Connect With Us

600 Ribu Masker yang Disita Polisi di Tangerang Tak Kantongi Izin Edar

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Maret 2020 | 16:40

Konferensi pers Polda Metro Jaya terkait pembongkaran kasus dugaan penimbunan masker di sebuah gudang di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengatakan 600 ribu buah masker berbagai merk yang disita di sebuah gudang di Jalan Marsekal Suryadarman, Neglasari, Kota Tangerang tak memiliki izin edar. 

"Dipastikan ini tidak ada izin edar. Dipakai di manapun otomatis belum dapat suatu jaminan," ujarnya dalam jumpa pers di lokasi penggerebekan, Rabu (4/3/2020). 

Masker-masker yang diduga ditimbun saat Indonesia positif terkontaminasi virus corona (Covid-19) tersebut diklaim tidak dilengkapi izin edar alat kesehatan, yakni AKL (Alat Kesehatan Luar Negeri) maupun AKD (Alat Kesehatan Dalam Negeri).

"Dari Kemenkes tidak ada izinnya itu," ungkap Iwan. 

Baca Juga :

 

Ratusan ribu masker itu milik H dan W. Keduanya saat ini masih diperiksa polisi. Iwan menambahkan, ratusan ribu masker ini rencananya akan dikirim H dan W ke luar negeri. 

"Yang bersangkutan ingin jual ke luar negeri, tapi ini kita dalami apakah mau mendapat keuntungan, sementara di sini warga butuh banyak masker," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill