Connect With Us

Tumpukan Sampah di Ciledug Disebut Ulah Warga

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 8 Maret 2020 | 16:55

Sampah menumpuk di Jalan Raden Fatah, depan Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (6/3/2020). (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup menanggapi tumpukan sampah di Ciledug, Kota Tangerang. 

Sampah-sampah liar yang berada Jalan Raden Fatah itu disebut ulah warga yang kerap membuangnya sembarangan. Padahal DLH telah mengangkutnya setiap pagi dan sore.

"Warganya perlu pembinaan kaitanya kebersihan," kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Harsoyo, kepada TangerangNews, Minggu (8/3/2020). 

Harsoyo menuturkan kesadaran warga membuang sampah sembarangan tidak pernah tumbuh. Untuk itu, pihaknya akan mencarikan solusi yang konkret untuk mengatasi persoalan sampah liar di Jalan Raden Fatah itu. 

"Besok, Senin, kita rapatkan dengan camat dan lurah kaitanya solusi," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill