Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com–Beredar informasi di grup-grup WhatsApp ihwal adanya dua warga negara Cina suspect novel coronavirus (Covid-19) di Kota Tangerang.
Dalam informasi yang beredar pada Selasa (10/3/2020) malam itu, dua warga itu sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.
Namun, saat TangerangNews mengonfirmasi informasi tersebut ke Dinas Kesehatan Kota Tangerang, ternyata kabar tersebut tidak benar atau hoaks.
"Hoaks," ujar Dini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Rabu (11/3/2020).
Dini juga meminta masyarakat untuk tidak mudah menerima informasi bohong karena hanya dapat membuat keresahan atau kekhawatiran.
Ia mengatakan masyarakat silahkan memantau informasi valid tentang update data Covid-19 di Indonesia melalui Kementerian Kesehatan.
Terdapat dua link website yang disarankan Dini. Yakni, https://www.worldometers.info/coronavirus/ dan https://infeksiemerging.kemkes.go.id/.
"Cukup gunakan link tersebut untuk update data Covid-19," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGJalan Raya Regency di Desa Gelam Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian 1 meter dan mengakibatkan mobilitas warga terganggu, pada Senin 9 Maret 2026.
Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman meski situasi geopolitik dunia tengah memanas.
Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews