Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com–Beredar informasi di grup-grup WhatsApp ihwal adanya dua warga negara Cina suspect novel coronavirus (Covid-19) di Kota Tangerang.
Dalam informasi yang beredar pada Selasa (10/3/2020) malam itu, dua warga itu sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.
Namun, saat TangerangNews mengonfirmasi informasi tersebut ke Dinas Kesehatan Kota Tangerang, ternyata kabar tersebut tidak benar atau hoaks.
"Hoaks," ujar Dini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Rabu (11/3/2020).
Dini juga meminta masyarakat untuk tidak mudah menerima informasi bohong karena hanya dapat membuat keresahan atau kekhawatiran.
Ia mengatakan masyarakat silahkan memantau informasi valid tentang update data Covid-19 di Indonesia melalui Kementerian Kesehatan.
Terdapat dua link website yang disarankan Dini. Yakni, https://www.worldometers.info/coronavirus/ dan https://infeksiemerging.kemkes.go.id/.
"Cukup gunakan link tersebut untuk update data Covid-19," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews