Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak sejumlah rumah sakit swasta untuk bekerja sama menyediakan ruang isolasi khusus penanganan penyakit yang ditimbulkan oleh virus Corona atau COVID-19.
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangerang Selatan Tulus Muladiono memaparkan, setidaknya ada enam rumah sakit yang diharapakan bisa bekerja sama.
"Yaitu RS Eka Hospital BSD, RS Omni Internasional, RS Premiere Bintaro, RS Pondok Indah di Pondok Aren, RS Medika BSD, dan RS Bhineka Bakti Husada," papar Tulus di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Rabu (18/3/2020).
Menurut Tulus, hal itu diupayakan karena persediaan ruang isolasi di rumah sakit milik Pemkot Tangsel masih terbatas.
"Karena kan menyangkut sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM). Itu yang jadinya membuat kami berinisiatif memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.
Nantinya, lanjut Tulus, ruang isolasi itu akan digunakan khusus pagi pasien yang terjangkit Corona.
"Jadi enggak boleh dipakai untuk penyakit lain. Ini repotnya dalam menentukan RS," tuturnya.
Dikatakan Tulus, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu persetujuan dari pihak rumah sakit.
"Kita menunggu pihak swasta, kalau (pihak swasta) siap, kita menyatakan MoU," imbuhnya.
Namun, kata Tulus, kalau tidak siap, maka Pemkot Tangsel akan meminta langkah terbaik ke Pemprov Babten.
"Kami akan berikan informasi itu, karena ini kebutuhan. Sama dengan daerah lain juga," pungkas Tulus.(RMI/HRU)
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews