Connect With Us

Polisi Sebut Pelaku Pengeroyokan di Tangerang City Oknum Aparat

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 18 Maret 2020 | 20:36

Jenazah Titaley, korban pengeroyoka beberapa waktu yang lalu di area depan Tangcity. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polres Metro Tangerang akhirnya berhasil meringkus para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan John Titaley tewas pada Jumat (13/3/2020) lalu di depan Tangerang City Mal, Cikokol, Kota Tangerang. 

Ternyata aksi pengeroyokan tersebut melibatkan oknum aparat dan kelompok organisasi masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku pengeroyokan itu. Namun, dia tak merinci berapa jumlah pelaku yang terlibat.

Dia hanya membenarkan bahwa pengeroyokan tersebut melibatkan oknum aparat dan kelompok organisasi masyarakat. Karena ada tersangka yang merupakan aparat, kasus itu pun disebut dia tak ditangani Polres Metro Tangerang Kota.

“Sudah diamankan dan sudah kami serahkan ke Denpom,” ungkapnya. 

Baca Juga :

 

Ia pun membenarkan bila pengeroyokan di Tangerang City merupakan buntut keributan di sebuah kelab malam kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, yakni Enigma.

“Ya, buntut dari sana. Untuk kasus di sana ditangani Polsek Kelapa Dua,” pungkasnya. Titaley merupakan warga asal Ambon, Maluku yang berprofesi sebagai pedagang kopi keliling di sekitar BTN Cikokol Tangerang. Pria 37 tahun itu tewas meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil. 

Sebelum meninggal, aksi pengeroyokan tersebut viral di WAG Tangerang. Tampak pada video, beberapa warga sekitar sudah mencoba melerai aksi komplotan tersebut. Bahkan suara teriakan seorang wanita yang diancam akan diserang pelaku terdengar. Namun, karena jumlah kelompok ini banyak dan kejadiannya begitu cepat, para saksi di lokasi kejadian tak berhasil mencegah tindakan para pelaku.(RMI/HRU)

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:42

Pencapaian paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih gelar Best Airports: Cleanest Airport in Asia-Pacific (bandara terbersih) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill