Connect With Us

10 Warung Terbakar di Situ Bulakan Periuk Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 Maret 2020 | 00:00

Peristiwa kebakaran terjadi di Danau Situ Bulakan, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/3/2020) malam (Ahmad Irfan Fauzi / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran terjadi di Danau Situ Bulakan, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/3/2020) malam. Penyebab kebakaran diduga akibat dari ledakan tabung gas.

 

"Kebakarannya dari sekitar jam 10 malam," ujar Dyah Cahya, warga Periuk kepada TangerangNews.

 

Dia menyampaikan bahwa kebakaran barawal saat tabung gas berada dalam sebuah warung meledak.

 Terbakar

Lalu, api dengan cepat merambat ke warung lainnya. "Itu gara-gara gas meledak," kata Dyah.

 

Kebakaran di warung-warung Danau Situ Bulakan, Periuk, Kota Tangerang berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 23.00 WIB. 

 

"Sudah padam pukul 23.00 WIB (Kamis)," kata Maryono Hasan, Camat Periuk, Jumat (20/3/2020).

 

Maryono menuturkan kebakaran yang terjadi pukul 22.00 WIB melahap sejumlah warung yang berada di tepi danau. 

 

"Ada 10 warung yang terbakar," ucapnya. 

 

Sementara Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang Sahrial menyebut pemicu kebakaran karena ledakan kompor gas di sebuah warung.

 

"Diakibatkan dari warung yang sudah tutup tapi kompor masih menyala," ungkapnya.

 

Menurutnya, api dengan cepat merembet ke warung lainnya. "Karena warungnya terbuat dari bambu yang mudah terbakar," tuturnya. 

 

Dalam penanganan, kata dia, sebanyak 30 personel beserta empat mobil damkar diterjunkan. 

 

Sahrial pun memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa akibat kebakaran yang sudah padam tersebut. 

 

"Sementara kerugian ditaksir Rp150 juta," pungkasnya.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Diduga Gas Meledak, Warung di Danau Periuk Terbakar Peristiwa kebakaran terjadi di Danau Situ Bulakan, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/3/2020). Sejumlah warung terbakar diduga akibat api yang muncul dari ledakan tabung gas. "Kebakarannya dari jam 10 malam," ujar Dyah Cahya, warga Periuk kepada TangerangNews. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Warga menyampaikan bahwa kebakaran barawal saat tabung gas berada dalam sebuah warung meledak. Lalu, api dengan cepat merembet membakar warung lainnya. "Itu gara-gara gas meledak," kata Dyah. Belum diketahui apakah ada korban luka maupun jiwa. Sebab, petugas pemadam kebakaran hingga kini masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang Sahrial pun belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi. #persitiwatangerang #kebakaran #tahudaritangerangnewscom

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

 

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill