Connect With Us

Banjir di Garden City Residence Diprediksi Surut Hari ini

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 22 Maret 2020 | 15:12

Jembatan Alamanda di Periuk, Kota Tangerang terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan, Minggu (22/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memprediksi banjir di Garden City Residence, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang surut hari ini, Minggu (22/3/2020).

“Nanti sore, banjirnya diprediksi surut karena pompa terus berjalan,” ujar Sahrial, Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang.

Sahrial mengatakan, sejumlah pompa kini sedang dioperasikan untuk menyedot debit air yang saat ini ketinggian banjir 20-60 Cm.

“Air hanya menggenangi jalan lingkungan dan Jembatan Alamanda, tidak masuk ke pemukiman warga,” katanya.

Meskipun diprediksi surut, kata dia, pihak BPBD tetap melakukan antisipasi dengan menyiapkan pendirian posko pengungsian bila kawasan ini diguyur hujan lagi sehingga berpotensi menaikan debit air. “18 personel BPBD juga siap melakukan penanganan,” pungkasnya.

Sebelumnya, banjir menggenangi jalan lingkungan di RW 22 dan 25 Garden City Residence, akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur pagi tadi. (RAZ/RAC)

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill