Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu
Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah telah mendistribusikan ribuan alat rapid test atau tes cepat COVID-19 ke Kota Tangerang.
“Jadi, di Kota Tangerang kami sudah dapatkan rapid test kurang lebih 2.400,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di Puspemkot Tangerang, Kamis (26/3/2020).
Tes cepat ini akan diprioritaskan bagi masyarakat yang anggota keluarganya positif COVID-19.
“Pemeriksaan pertama adalah untuk keluarga yang anggotanya sudah positif,” katanya.
Selain itu, petugas medis di rumah sakit-rumah sakit yang menangani penderita COVID-19 dan aparatur-aparatur yang bertugas di lapangan juga menjadi prioritas tes cepat.
“Kalau orang yang sudah suspect dan bergejala COVID-19 juga kami tes,” ungkapnya.
Arief menyebut pihaknya sedang mempersiapkan mekanisme maupun jadwal tes cepat.
Ia berharap tes cepat bisa segera dilakukan dalam dua atau tiga hari mendatang.
“Mudah-mudahan dari data tes cepat ini nantinya kami dengan cepat juga melakukan isolasi-isolasi terhadap masyarakat, ODP, PDP dan orang-orang yang kemungkinan terjangkit corona,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data di situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona//corona/ pada Kamis (26/3/2020) per pukul 13.00 WIB, 15 warga Kota Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19, 46 pasien dalam pengawasan (PDP), 264 orang dalam pemantauan (ODP), dan 1 orang meninggal.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa penderita COVID-19 terus bertambah. Pada kemarin, terkonfirmasi positif COVID-19 hanya 13 pasien, PDP hanya 31 pasien, ODP hanya 222 orang, dan meninggal tetap 1 orang. (RMI/RAC)
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews