Connect With Us

Fraksi PKS Tangerang Potong Gaji untuk Salurkan APD

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 Maret 2020 | 19:37

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Saeroji Kota Tangerang, Kamis (26/3/2020). (@TangerangNews / PKS Kota Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang siap memotong gaji pokoknya untuk menyalurkan bantuan kepada petugas kesehatan berupa alat pelindung diri (APD).

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan sumbangsih tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran wabah COVID-19.

“Sebenarnya kami sudah menyalurkan bantuan berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Tapi, bantuan kami tingkatkan lewat pemotongan gaji karena memang kebutuhan APD sangat tinggi,” ujar Saeroji kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020).

Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang beranggotakan enam orang. Masing-masing legislator tersebut akan memotong gaji pokoknya pada bulan ini untuk dibelikan alat-alat pelindung diri kesehatan.

Adapun alat-alat pelindung diri seperti penutup kepala (hoodie), pelindung wajah, pelindung mata (goggles), masker (respirator), sarung tangan, baju pelindung (gaun), respirator dan sepatu boot akan didistribusikan ke para medis yang sedang berjuang menangani penderita COVID-19.

“Pendistribusiannya untuk petugas kesehatan. Kami nanti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” katanya.

Saeroji menambahkan gerakan memotong gaji ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa penanggulangan COVID-19 harus ditangani bersama.

“Kita kan bersama-sama dengan petugas medis melawan virus corona. Semoga kita bisa menyelesaikan persoalan ini bersama-sama,” pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill