Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menerima bantuan berbagai alat kesehatan (alkes) untuk menangani pandemi COVID-19.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan pihaknya menerima bantuan alkes dari Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten.
Adapun bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), yakni 400 buah Coverall, 28.400 buah masker bedah, 475 buah masker N95, dan 360 tablet obat oseltamivir.
"Kami telah menerima alat bantu kesehatan dari Kementrian Kesehatan dan Provinsi Banten untuk penanggulangan pandemi COVID-19," ujar Arief, Senin (30/3/2020).
Tak hanya Kemenkes dan Provinsi Banten, kata Arief, Eijckmen Institute juga memberikan 1.000 buah Virus Transport Media (VTM) atau tabung yang digunakan untuk meletakkan spesimen yang diambil dari pasien dengan metode swab.
"APD, obat-obatan dan VTM yang kami terima sangat membantu penanganan COVID-19 di wilayah Kota Tangerang, saya berharap agar pandemi ini bisa cepat berlalu dan kita bisa beraktifitas seperti biasanya," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menambahkan, bantuan juga diterima dari internal Pemkot Tangerang yaitu Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.
"Dari Dinas Ketahanan Pangan kami juga terima 100 buah APD dan telah kami distribusikan secara bertahap kepada layanan kesehatan seperti Puskesmas dan RSUD yang ada di wilayah Kota Tangerang," katanya.
"Sama-sama kita bahu membahu untuk menangani pandemi COVID-19, serta sama-sama memutus penyebarannya dengan membatasi kegiatan di luar rumah, konsumsi makanan bergizi, dan menghindari kerumunan masa," imbuhnya.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGDinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews