Connect With Us

2 Hari Ini, Total 6 Meninggal di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Maret 2020 | 22:53

Portal data informasi COVID-19 Pemerintah Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang memperbarui jumlah penderita COVID-19 melalui situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/. Angkanya terus melonjak naik.

Berdasarkan perbandingan data per Selasa (31/3/2020) pukul 22.20 WIB dengan sehari sebelumnya, jumlah pasien positif bertambah 2 orang, sehingga menjadi 21 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal bertambah 2 orang, total menjadi 6 orang. Sementara jumlah pasien sembuh bertambah 1 orang menjadi 2 orang.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 8 orang menjadi 108 orang. Dan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 44 orang menjadi 561 orang.

Adapun jumlah tersebut belum termasuk hasil rapid test. Sebab, berdasarkan keterangan, rapid test masih berlangsung sehingga rekapan data belum masuk ke database.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill