Connect With Us

Jadi Tempat Keramaian, Situ Bulakan Kota Tangerang Ditutup

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 3 April 2020 | 19:18

Personil gabungan TNI-POLRI dan aparat setempat saat mengisolasi Danau Situ Bulakan di Periuk, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Situ Bulakan di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang ditutup oleh pemerintah setempat, Jumat (3/4/2020).

Camat Periuk Maryono Hasan menjelaskan, penutupan situ Bulakan dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Isolasi (penutupan) dilakukan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas keramaian,” ujar dia.

Personil gabungan TNI-POLRI dan aparat setempat saat mengisolasi Danau Situ Bulakan di Periuk, Kota Tangerang.

Isolasi diberlakukan dengan menutup ruas jalan menuju pusat keramaian di situ Bulanan tersebut.

“Tetapi jalan utama tetap difungsikan,” ujarnya. 

Maryono mengungkapkan Kecamatan Periuk merupakan salah satu kecamatan di Kota Tangerang yang semakin mewaspadai Covid-19.

“Sudah ada 29 ODP (orang dalam pemantauan) di kecamatan ini,” katanya.

Maka, selain gencar membentuk Kampung Siaga Corona (Si Gagor), kata Maryono, mengisolasi sementara destinasi wisata situ Bulakan dapat meminimalisir penyebaran COVID-19.(RMI/HRU)

BANTEN
Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:12

Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri membongkar kasus jual beli bayi via media sosial (medsos) di sejumlah wilayah.

TANGSEL
Polres Tangsel Bongkar Peredaran Cartridge Etomidate di PIK II, Nilainya Hampir Rp1 Miliar

Polres Tangsel Bongkar Peredaran Cartridge Etomidate di PIK II, Nilainya Hampir Rp1 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 | 21:57

Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap kasus cairan narkotika jenis etomidate yang dikemas dalam cartridge vape merk WANT SEX senilai hampir Rp1 miliar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill