Connect With Us

Hore, Warga Kota Tangerang Dapat Bantuan Beras & Uang Tunai Rp600 Ribu

Advertorial | Minggu, 12 April 2020 | 10:57

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyalurkan beras ke warga Kecamatan Neglasari, Sabtu (11/4/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendistribusikan bantuan lanjutan berupa beras dan uang tunai kepada warga terdampak COVID-19.

Bantuan beras dengan jumlah total 101,3 ton diberikan kepada 1.013 rukun warga (RW) sebagai cadangan bagi warga yang membutuhkan, di mana per RW-nya mendapat 100 kilogram.

Selain beras, rencananya bantuan berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu juga telah dianggarkan, yang akan dibagikan selama tiga bulan ke depan kepada warga kurang mampu.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan bantuan beras lanjutan tersebut merupakan jaring pengaman lumbung pangan yang ada di masyarakat.

"Beras ini untuk cadangan, salurkan kepada yang betul-betul memerlukan," ujarnya saat mendistrubusikan beras di Kecamatan Neglasari, Sabtu (11/4/2020).

Kemudian juga ada bantuan sebesar 600 ribu per KK (Kepala keluarga), rencananya akan mulai dijalankan minggu depan.

"Ini khusus warga kurang mampu yang sudah terdata. Di luar itu kita berikan cadangan beras ke RW, per dua minggu," ujarnya.

Arief menambahkan, mudah-mudahan adanya bantuan ini mendorong masyarakat di tengah kondisi wabah corona untuk bisa saling tolong menolong.

Ujian ini juga diharapkan benar-benar memperkuat dan mempersatukan warga. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyalurkan beras ke warga Kecamatan Neglasari, Sabtu (11/4/2020).

"Semoga semuanya diberikan kesabaran sehingga bisa melalui ini semua dengan semangat bergotong royong," pungkasnya.

Tabet, Ketua RW 01 kelurahan Kedaung Wetan mengaku berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot Tangerang.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga yang terdampak COVID-19 bisa terbantu dan mengurangi beban hidupnya.

"Adanya bantuan beras ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak wabah corona saat ini," ujarnya.

Salah seorang warga, Teguh, juga mengaku senang telah mendapat bantuan cadangan beras. Meski saat ini masyarakat juga menghimpun bantuan logistik sembako melalui lumbung pangan, namun dia menilai bantuan dari pemerintah sangatlah berarti dan meringankan beban. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran pemerintah kota dan Wali Kota yang tadi langsung sendiri mengantarkan bantuan beras kepada kami," tutur warga RW04/04, Kelurahan Kedaung Wetan, Neglasari ini.(ADV)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill