Connect With Us

Disnaker Kota Tangerang Gencarkan Pemantauan Perusahaan untuk Terapkan PSBB

Advertorial | Jumat, 17 April 2020 | 16:25

| Dibaca : 1141

Kepala Disnaker Kota Tangerang Rakhmansyah. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang menggencarkan pemantauan perusahaan di wilayah Kota Tangerang untuk mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Disnaker Kota Tangerang Rakhmansyah mengatakan seluruh sektor perusahaan tetap beroperasi selama masa PSBB sesuai Peraturan Wali Kota Tangerang No 17/2020 tentang pelaksanaan PSBB. 

"Kami gencarkan turun ke perusahaan-perusahaan dalam rangka memberikan sosialisasi dan memastikan penerapan PSBB," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (18/4/2020). 

Namun, selama masa PSBB yang berlangsung dua pekan mulai Sabtu (18/4/2020) perusahaan harus menerapkan  ketentuan seperti social distancing dan & psychal distancing.

Rakhmansyah menuturkan perusahaan dianjurkan melaksanakan aktivitas kerja di rumah. Bagi perusahaan yang tetap berproduksi, kata dia, perusahaan melakukan pembatasan interaksi dan tidak berkerumun. 

"Misalnya perusahaan besar, jam masuk karyawannya harus bergelombang untuk menghindari adanya kerumunan. Terus perusahaan memberikan aturan supaya satu jam istirahat, karyawan makan di dalam kantor," jelasnya.

 

 

Buka Posko Pra Kerja

Dampak pandemi COVIS-19 membuat sektor industri terpukul. Disnaker Kota Tangerang mencatat sebanyak 59 perusahaan yang terdampak virus corona sehingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan merumahkan karyawannya. 

Total, kata Rakhmansyah, ada 3.888 pekerja yang di-PHK dan 757 karyawan yang dirumahkan. Menurut dia, 30 persen dari data pekerja yang terdampak tersebut merupakan warga Kota Tangerang. 

Posko Kartu Prakerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.

Dia menuturkan pihaknya pun membuka Posko Pra Kerja di kantor Disnaker, Cikokol, Kota Tangerang untuk membantu pelayanan pendaftaran kartu Pra Kerja bagi karyawan yang terdampak COVID-19. 

"Kami membantu warga Kota Tangerang yang terkena PHK untuk bisa mendaftar Pra Kerja," katanya. 

Dalam pendaftaran kartu Pra Kerja, kata Rakhmansyah, pemohon dapat melakukan secara online melalui situs www.prakerja.go.ig. Pemohon juga dapat menghubungi tim posko kartu Pra Kerja Kota Tangerang dengan kontak person

 

1. Sri Marsudiharti,  nomor kontak 087726154416

 

2. Wilopo T,  nomor kontak 0818134007

 

3. Agus Sarulloh, nomor kontak 08111969170  (khusus WA)

 

4. Siti Aminah, nomor kontak 08158874433. 

"Kami membantu pendampingan. Pemohon bisa melakukan via WhatsApp atau telepon untuk bimbingan pendaftaran. Sejauh ini, bimbingan yang kami terima sudah 940 pemohon," tuturnya. 

 

Disnaker Produksi APD untuk Bantu COVID-19

Disnaker juga membantu percepatan penanganan virus Corona dengan memproduksi alat pelindung diri (APD). Rakhmansyah menuturkan sebanyak 3.000 APD berupa baju hazmat dan masker telah diproduksi Balai Latihan Kerja (BLK). 

Produksi alat pelindung diri (APD).

"APD-nya sudah disalurkan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang untuk didistribusikan," katanya. 

Dia menambahkan BLK di Kota Tangerang terus melakukan produksi APD demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (ADV)

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

TOKOH
Harsono Berpulang, PWI Tangerang Banten Berduka

Harsono Berpulang, PWI Tangerang Banten Berduka

Senin, 30 November 2020 | 08:39

TANGERANGNEWS.com-Haji Harsono Rahardjo telah berpulang menghadap

BANTEN
Benteng Speelwijk Jadi Saksi Kejayaan Kesultanan Banten

Benteng Speelwijk Jadi Saksi Kejayaan Kesultanan Banten

Minggu, 22 November 2020 | 12:15

TANGERANGNEWS.com—Benteng Speelwijk merupakan destinasi wisata yang telah dikenal masyarakat sebagai tempat wisata yang memiliki kaitan erat dengan masa kejayaan Belanda di Indonesia

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil