Connect With Us

PMI Tangerang Salurkan 10 Ribu Paket Corona Kit

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 April 2020 | 13:09

Petugas PMI Kota Tangerang saat memberikan paket peralatan seperti masker, sabun cuci tangan, dan pamflet informasi tentang COVID-19 kepada warga. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mengeklaim telah menyalurkan 10 ribu paket corona kit atau perlengkapan hidup bersih dan sehat untuk warga terdampak COVID-19.

"Jadi, ada 50.000 masker dan 20.000 sabun cuci tangan yang sudah kami salurkan ke wilayah Kota Tangerang," ujar Ade Kurniawan, Kabiro Humas PMI Kota Tangerang, Senin (20/4/2020).

Ade menjelaskan paket corona kit berisikan peralatan seperti masker, sabun cuci tangan, dan pamflet informasi tentang COVID-19. Pembagian paket corona kit ini, kata dia, telah dimulai sejak 14 april 2020 di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang. 

"Bantuan ini upaya kami untuk mencegah penularan COVID-19," katanya. 

Ade menjelaskan paket corona kit ini merupakan bantuan dari PMI Pusat untuk masyarakat wilayah Kota Tangerang terdampak COVID-19, agar dapat menerapkan hidup bersih dan sehat selama pandemi.

"Upaya itu dilakukan dengan memakai masker serta rajin mencuci tangan pakai sabun," ucapnya. 

Selain menyalurkan paket corona kit, PMI Kota Tangerang pun terus melakukan penyemprotan dan pemberian cairan disinfektan di setiap wilayah.

Pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pickup dan satu unit gerobak motor untuk menyemprot pemukiman warga serta fasilitas umum. 

"Penyemprotan bekerjasama dengan PMI Kecamatan, secara out door," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill