Connect With Us

Dampak COVID-19, Konsumen Pegadaian di Tangerang Melonjak

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 April 2020 | 18:59

Konsumen menggadaikan barang berharganya di Pegadaian Tangerang. Memasuki masa PSBB ini, jumlah penggadai meningkat, Senin (20/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Berbagai sektor terutama ekonomi sedang melemah akibat dampak pandemi virus Corona atau COVID-19. 

Banyak warga yang mulai menggadaikan barang-barang berharganya di kantor Pegadaian Tangerang, kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang. 

Kepala Unit Pelayanan Pegadaian Tangerang, Fivaldhy mengatakan, sejak merebaknya Corona dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek, jumlah konsumen mengalami peningkatan.

"Yang meningkat itu jumlah yang ingin menggadai dan jumlah orang yang ingin memperpanjang masa gadainya karena belum bisa melunasi gadainya," ujarnya, Senin (20/4/2020).

Konsumen menggadaikan barang berharganya di Pegadaian Tangerang. Memasuki masa PSBB ini, jumlah penggadai meningkat, Senin (20/4/2020)

Rata-rata yang konsumen gadaikan adalah perhiasan, kendaraan, dan barang elektronik. Selain dampak Corona, peningkatan jumlah penggadai terjadi karena menjelang bulan Ramadan. 

Fivaldhy menuturkan besarnya animo masyarakat yang ingin menggadaikan barangnya dimasa pandemi Corona ini membuat pihaknya memberlakukan pembatasan kuota pelayanan. 

"Sehari kita batasi 150 orang untuk konsumen yang ingin menggadaikan barangnya ataupun melakukan perpanjangan masa gadainya," katanya. 

Manajemen pegadaian juga telah melakukan kebijakan yang mendukung penerapan PSBB. Konsumen yang masuk ke kantor pelayanan dicek suhu tubuhnya, antrean pun dilakukan secara social distancing dan psychal distancing. 

"Selain itu, buat konsumen yang ingin melakukan pembayaran cicilan biasanya kita anjurkan untuk membayar melalui online dengan menggunakan aplikasi Pegadaian," imbuhnya.

Pihak Pegadaian Cabang Tangerang menyatakan omzet Pegadaian selama pandemi Corona meningkat dengan rata-rata Rp500 juta per hari. Omzet tersebut untuk membayar gadai barang yang digadaikan konsumen. (RMI/RAC)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill