Connect With Us

Hari Kartini, Kotret Bagikan Bunga & APD untuk Tenaga Medis RSUD Kota Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 April 2020 | 18:46

Komunitas Taman Potret berfoto bersama Dokter dan Perawat RSUD Kota Tangerang dalam momen Hari Kartini, Selasa (21/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sebagai garda terdepan dalam penanganan virus Corona, dokter dan perawat wanita memang tak bisa dikesampingan peranannya. Di Hari Kartini ini, mereka pun mendapatkan bunga dari Komunitas Taman Potret (Kotret) Tangerang, Selasa (21/4/2020). 

Selain bunga, Kotret juga menyumbang alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di RSUD Kota Tangerang.

Aksi tersebut pun membuat haru para dokter dan perawat. Sebab, sekaligus mereka pun mengenang jasa Raden Ajeng Kartini. 

Foto bersama dokter dan perawat RSUD Kota Tangerang dalam momen Hari Kartini, Selasa (21/4/2020).

"Dengan aksi ini kami merasa terharu dan amat tersanjung. Kami juga diingatkan kembali jasa Kartini yang tercermin dari mereka tenaga medis kita," ujar Susi Hartati, Kasubag Umum RSUD Kota Tangerang.

Foto bersama dokter dan perawat RSUD Kota Tangerang dalam momen Hari Kartini, Selasa (21/4/2020). 

Senada, Navila, perawat di RSUD Kota Tangerang tak bisa membendung air matanya kala melihat ada perhatian yang besar dari masyarakat terhadap mereka para Kartini masa kini yang berjuang melawan Corona di RSUD Kota Tangerang.  

"Semoga dengan bantuan semangat ini, kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan agar kita bisa kembali bertemu dan berkumpul dengan keluarga, serta semangat yang diwariskan Ibu Kartini bisa kita tauladani dengan menjaga dan merawat pasien dengan sebaik-baik," ungkapnya. 

Foto bersama dokter dan perawat RSUD Kota Tangerang dalam momen Hari Kartini, Selasa (21/4/2020).

Ketua Kotret Adrianto mengaku aksi ini merupakan spontanitas yang dilakukan para fotografer dalam rangka menyambut Hari Kartini. 

"Ini bentuk sumbangsih dan apreasi serta penghargaan kami kepada para dokter dan perawat wanita di RSUD Kota Tangerang ini," pungkasnya. (RMI/RAC)

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill