Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com–Sebagai garda terdepan dalam penanganan virus Corona, dokter dan perawat wanita memang tak bisa dikesampingan peranannya. Di Hari Kartini ini, mereka pun mendapatkan bunga dari Komunitas Taman Potret (Kotret) Tangerang, Selasa (21/4/2020).
Selain bunga, Kotret juga menyumbang alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di RSUD Kota Tangerang.
Aksi tersebut pun membuat haru para dokter dan perawat. Sebab, sekaligus mereka pun mengenang jasa Raden Ajeng Kartini.

"Dengan aksi ini kami merasa terharu dan amat tersanjung. Kami juga diingatkan kembali jasa Kartini yang tercermin dari mereka tenaga medis kita," ujar Susi Hartati, Kasubag Umum RSUD Kota Tangerang.
Senada, Navila, perawat di RSUD Kota Tangerang tak bisa membendung air matanya kala melihat ada perhatian yang besar dari masyarakat terhadap mereka para Kartini masa kini yang berjuang melawan Corona di RSUD Kota Tangerang.
"Semoga dengan bantuan semangat ini, kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan agar kita bisa kembali bertemu dan berkumpul dengan keluarga, serta semangat yang diwariskan Ibu Kartini bisa kita tauladani dengan menjaga dan merawat pasien dengan sebaik-baik," ungkapnya.

Ketua Kotret Adrianto mengaku aksi ini merupakan spontanitas yang dilakukan para fotografer dalam rangka menyambut Hari Kartini.
"Ini bentuk sumbangsih dan apreasi serta penghargaan kami kepada para dokter dan perawat wanita di RSUD Kota Tangerang ini," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGSuasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.
Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews