Connect With Us

Lapas Pemuda Tangerang Salurkan Bantuan Hasil Kerajinan Napi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 April 2020 | 17:37

Plt Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Nugroho secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin untuk disalurkan kepada warga terdampak Covid-19, Kamis (23/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Lapas Pemuda Tangerang turut serta dalam pelaksanaan bantuan sosial yang diinisiasi Kemenkumham untuk meringankan kehidupan warga terdampak COVID-19. 

Lapas Pemuda Tangerang pun menyalurkan berbagai bantuan fasilitas dan pangan hasil kerajinan narapidana kepada warga yang tinggal di sekitaran Lapas Pemuda Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (23/4/2020).

Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Nugroho mengatakan, pandemi COVID-19 mempengaruhi kehidupan warga secara ekonomi dikarenakan harus melakukan physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Banyak masyarakat yang harus berhenti bekerja atau berhenti berusaha dikarenakan tidak ada aktivitas warga yang membutuhkan pekerjaan atau dagangan mereka," ujar Nugroho. 

Kepala Lapas Pemuda Tangerang, Supriyanto mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa 400 lembar masker serta ratusan ikat sayuran dan buah kepada warga. 

"Semua hasil karya dan panen untuk ketahanan pangan ini, merupakan hasil dedikasi para warga binaan kami," ujarnya. 

Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kehidupan warga yang terdampak COVID-19. 

"Semoga bantuan dari kami bisa bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Gubernur Banten Sebut Bangunan di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir Tangerang

Gubernur Banten Sebut Bangunan di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir Tangerang

Senin, 26 Januari 2026 | 20:29

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah tegas dalam merespons bencana banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill