Connect With Us

Beredar Foto Pemudik Sembunyi dalam Bagasi Bus di Ciledug Hindari PSBB

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 April 2020 | 15:40

Beredar foto di media sosial soal pemudik yang diduga nekat bersembunyi di bagasi bus di Terminal Ciledug, Kota Tangerang, untuk menghindari razia larangan mudik, Minggu (26/4/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah memberlakuan larangan mudik Lebaran di tengah pandemi COVID-19 oleh pemerintah sejak 24 April hingga 31 Mei 2020. Aturan ini merupakan bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Larangan itu tak hanya berlaku bagi kendaraan pribadi, tapi juga kendaran umum.

Pasca aturan tersebut berlaku, banyak pengendara roda dua dan empat yang terjaring razia petugas karena mencoba mudik. Akhirnya mereka pun diharuskan kembali.

Di tengah gencarnya razia, belakangan beredar foto di media sosial terkait penumpang bus yang nekat mudik dengan bersembunyi di bagasi.

Foto tersebut diunggah oleh pemilik akun twitter @akurommy, pada Sabtu (25/4/2020).

Dalam keteranganya, para penumpang dikatakan bersedia membayar Rp450 ribu untuk bisa duduk di bagasi agar terhindar dari razia petugas.

Disebutkan, foto diambil di Terminal Bus Ciledug, pada Jumat (24/4/2020). (RAZ/RAC)

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill