Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah memberlakuan larangan mudik Lebaran di tengah pandemi COVID-19 oleh pemerintah sejak 24 April hingga 31 Mei 2020. Aturan ini merupakan bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Larangan itu tak hanya berlaku bagi kendaraan pribadi, tapi juga kendaran umum.
Pasca aturan tersebut berlaku, banyak pengendara roda dua dan empat yang terjaring razia petugas karena mencoba mudik. Akhirnya mereka pun diharuskan kembali.
Di tengah gencarnya razia, belakangan beredar foto di media sosial terkait penumpang bus yang nekat mudik dengan bersembunyi di bagasi.
Foto tersebut diunggah oleh pemilik akun twitter @akurommy, pada Sabtu (25/4/2020).
Dalam keteranganya, para penumpang dikatakan bersedia membayar Rp450 ribu untuk bisa duduk di bagasi agar terhindar dari razia petugas.
Disebutkan, foto diambil di Terminal Bus Ciledug, pada Jumat (24/4/2020). (RAZ/RAC)
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Pemerintah Kota ( Pemkot) Tangerang resmi menerbitkan aturan pembatasan jam operasional rumah makan dan tempat hiburan selama Ramadan 1447 Hijriah.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews