Connect With Us

Polisi Putar Balik 9 Kendaraan yang Hendak Mudik di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 27 April 2020 | 17:02

Polisi saat memeriksa penumpang bus yang hendak mudik di Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Petugas kepolisian Satlantas Polres Metro Tangerang Kota memutar balikkan sembilan kendaraan yang hendak mudik di Kota Tangerang.

"Sudah sembilan kendaraan yang kami putar balik," ujar Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo kepada TangerangNews, Senin (27/4/2020).

Penegahan (pelarangan) mudik sembilan kendaraan sepeda motor dan mobil itu dilakukan sejak larangan mudik diberlakukan pada Sabtu dan Minggu kemarin. 

Menurutnya, mereka melintasi jalur mudik atau perbatasan di Kota Tangerang, yakni Kebon Nanas, Jatiuwung, Ciledug, Batuceper.

Sementara Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim menambahkan masih terdapat kendaraan yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Pada Minggu (26/4/2020) kemarin, tercatat sebanyak 89 kendaraan melanggar PSBB. Pelanggaran tersebut, masih didominasi oleh pengguna sepeda motor atau kendaran roda dua.

Pelanggaran yang ditindak di antaranya tidak menggunakan masker sebanyak 22 pelanggaran, dan berboncengan dengan berbeda alamat pada KTP sebanyak 17 pelanggaran.

Sedangkan untuk kendaraan pribadi roda empat, tercatat ada 24 pelanggaran. Yakni, 10 pelanggaran kapasitas jumlah penumpang yang melebihi 50 persen 

"Dan tidak menggunakan masker sebanyak 14 pelanggaran," sambung Rachim.

Sedangkan untuk pelanggaran angkutan umum dan angkutan barang sebanyak 26 pelanggaran di antaranya 18 pelanggaran tidak menggunakan masker dan 8 pelanggaran melebihi kapasitas angkut.(RMI/HRU)

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

KAB. TANGERANG
Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Jumat, 2 Januari 2026 | 17:52

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

MANCANEGARA
Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Rabu, 5 November 2025 | 12:34

Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill