Connect With Us

'Ngabuburit' di Perumahan Metland, Warga Acuhkan Aturan PSBB

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 1 Mei 2020 | 19:02

Suasana sore di kawasan Perumahan Metland, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (1/5/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Puluhan warga setiap hari melakukan aktivitas 'ngabuburit' di kawasan Perumahan Metland, Karang Tengah, Kota Tangerang sambil menunggu waktu berbuka puasa pada bulan suci Ramadan 1441 H.

Pantauan TangerangNews, Jumat (1/5/2020), mereka berkerumun tanpa mengindahkan tengah berlangsung pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Suasana sore di kawasan Perumahan Metland, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (1/5/2020).

Selain berkerumun, muda-mudi yang berlalu lalang tersebut juga tidak mengenakan masker. Aktivitas mereka hanya nongkrong. 

"Kami di sini nongkrong sambil ngabuburit," ujar Rezki, warga asal Ciledug, Kota Tangerang di Perumahan Metland. 

Pantauan TangerangNews juga tidak ada petugas Satpol PP, TNI, maupun Polri yang berjaga di kawasan perumahan elite tersebut. 

"Enggak ada petugas yang membubarkan orang nongkrong di sini," katanya.

Dia mengaku mengetahui bahwa Kota Tangerang sedang menerapkan PSBB untuk memutus penularan wabah virus corona atau COVID-19. Namun, karena bosan berada di rumah, PSBB pun tak diindahkan.

"Ya, bosan di rumah saja. Makanya ke sini, ngabuburit," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill