Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Puluhan warga setiap hari melakukan aktivitas 'ngabuburit' di kawasan Perumahan Metland, Karang Tengah, Kota Tangerang sambil menunggu waktu berbuka puasa pada bulan suci Ramadan 1441 H.
Pantauan TangerangNews, Jumat (1/5/2020), mereka berkerumun tanpa mengindahkan tengah berlangsung pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain berkerumun, muda-mudi yang berlalu lalang tersebut juga tidak mengenakan masker. Aktivitas mereka hanya nongkrong.
"Kami di sini nongkrong sambil ngabuburit," ujar Rezki, warga asal Ciledug, Kota Tangerang di Perumahan Metland.
Pantauan TangerangNews juga tidak ada petugas Satpol PP, TNI, maupun Polri yang berjaga di kawasan perumahan elite tersebut.
"Enggak ada petugas yang membubarkan orang nongkrong di sini," katanya.
Dia mengaku mengetahui bahwa Kota Tangerang sedang menerapkan PSBB untuk memutus penularan wabah virus corona atau COVID-19. Namun, karena bosan berada di rumah, PSBB pun tak diindahkan.
"Ya, bosan di rumah saja. Makanya ke sini, ngabuburit," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews