Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Alfamart turut mendukung kebijakan pencegahan COVID-19 dengan menyiapkan program digital voucher yang bisa dibeli, dibayar dan dibagikan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Marketing Director Alfamart Ryan Alfons Kaloh menjelaskan digital voucher salah satu inovasi perusahaan dalam menjawab pemenuhan kebutuhan pokok ataupun sembako, di saat masyarakat dianjurkan agar tetap di rumah.
“Iya, masyarakat yang ingin berbagi menjadi sedikit terhambat karena tidak bisa berbagi secara langsung, apalagi adanya larangan mudik dari pemerintah. Namun dengan digital voucher dapat dibagikan untuk membantu saudara-saudara kita di manapun,” kata Ryan dalam siaran persnya, Minggu (3/5/2020).
Melalui program ini pembelian voucher tidak perlu lagi bertemu secara langsung. Denominasi yang ditawarkan adalah pecahan Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp75 ribu dan Rp100 ribu.
Cara pembelian cukup ketik VOUCHER dan kirim ke nomor whatsApp Alfamart 08111500959. Setelah itu pilih nominal voucher yang ingin dibeli dan berapa jumlahnya.
Kode yang terdapat pada digital voucher hanya dapat digunakan satu kali pakai di seluruh toko Alfamart yang tersebar di Indonesia.
"Pembeli akan diarahkan membayar lewat BCA virtual account. Selanjutnya digital voucher akan diterima melalui whatsApp, dan siap dibagikan," papar Ryan.
Ryan berharap voucher digital ini dapat membantu masyarakat untuk tetap saling berbagi kepada saudara-saudara kita membutuhkan.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews