Connect With Us

Pelaku Hipnotis Bergerilya di Graha Raya, Rp230 Juta Raib

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 6 Mei 2020 | 01:19

Mobil pelaku yang menghipnotis SR (Istimewa / TangerangNews.com@2020)

 TANGERANGNEWS.com-Hati-hati dengan kondisi seperti saat ini berkomunikasi dengan orang lain. Jangan sampai seperti yang terjadi kepada SR,68 tahun warga Pepabri Kunciran, Kota Tangerang.

 Pagi tadi Selasa (5/5/2020), SR pergi ke BRI Graha Raya dekat klaster Vinice.  Saat itu dia diantar anaknya sampai di bank tersebut, kemudian anaknya pergi ke kantornya. Namun, karena bank baru buka pukul 09.00 alias dalam kondisi masih tutup, dia terpaksa menunggu.

“Saat menunggu di depan bank, tante saya dihampiri dua orang pelaku yang mengaku akan menukar dolar Singpura. Ciri-cirinya seperti orang Malaysia. Tante saya itu lalu ditanya. Ada uang tidak yang bisa pelaku tukarkan dengan dolar Singapura. Tante saya nurut dan bilang. Ada dideposito,” terang Diah Puspita keponakan korban kepada TangerangNews.com.

Kemudian dua pelaku mengantarnya ke kediaman SR dengan menggunakan Avanza Silver B 1788 WOC. Tetapi, pelaku hanya menurunkan SR sampai masjid dekat rumah. Lalu setelah SR mengambil bilyet,  pergilah mereka ke BRI Graha Raya sekitar pukul 08.50 WIB. “Sesampai di bank, ternyata tidak bisa dicairkan 2 bilyet sebesar Rp230juta. Sebab, pengambilan tunai hanya bisa ke BRI cabang BSD Serpong.Karena di sana cabang besar,” ujar Diah Puspita.

 

Sesampai di bank, SR  ditemani seorang pelaku perempuan memakai masker masuk ke dalam bank. Pihak bank langsung memproses pencairan secara tunai. Sebab, tidak ada kecurigaan karena yang  mencairkan atas nama sendiri. Namun, pencairan deposito butuh waktu sekitar tiga jam. Sekitar pukul 13.00,  ketika uang sudah cair di bawalah uang tersebut ke dalam mobil yang berada di seberang BRI. Namun, ketika uang diberikan kepada pelaku, SR malah ditinggalkan sendiri didepan Indomaret. “Setelah itu Tante sadar dan pulang diantar sama ojek. Peristiwa ini sudah dilaporkan kepada pihak Kepolisian,” katanya.

 

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill