Connect With Us

Smanitra dan Bumi Pertiwi Donasi Warga Tak Tercover Bansos

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 17 Mei 2020 | 13:37

Para alumni Smanitra dan pengurus Bumi Pertiwi Foundation memperlihatkan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat, Minggu (17/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Masyarakat Kota Tangerang kembali menggalang donasi untuk membantu sesama yang terdampak langsung COVID-19.

Kali ini mereka yang tergabung dalam Alumni SMAN 1 Tangerang (Smanitra) dan Bumi Pertiwi Foundation.

Dalam penyaluran donasi tersebut, mereka menyasar warga di Kota Tangerang yang tidak mendapat bantuan sosial (bansos) berupa sembako dari pemerintah.

Ketua Alumni Smanitra Angkatan 55, Dimas Jati Perkasa mengatakan, bantuan yang disalurkan ini berasal dari hasil donasi para alumni dan masyarakat. Adapun penggalangan donasi terkumpul hanya kurang dari sepekan.

“Ada 300 paket sembako yang kami salurkan dengan isi perpaket senilai Rp95 ribu,” ujarnya saat ditemui di SMAN 1 Tangerang, Minggu (17/5/2020).

Para alumni Smanitra dan pengurus Bumi Pertiwi Foundation memperlihatkan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat, Minggu (17/5/2020).

Paket-paket sembako tersebut didistribusikan kepada warga terdampak wabah COVID-19 hari ini.

Ketua Bumi Pertiwi Foundation, Dinar Alam menuturkan, paket-paket sembako ini disalurkan kepada warga terdampak COVID-19 yang tidak tercover bantuan dari pemerintah. 

Lokasi yang disasar yakni di Kelurahan Kedaung Wetan, Pakojan, Cipondoh Makmur, Poris Plawad Indah, Margasari, dan Gerendeng.

Para alumni Smanitra dan pengurus Bumi Pertiwi Foundation memperlihatkan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat, Minggu (17/5/2020).

“Berdasarkan data kami, masih ada keluhan masyarakat bahwa bansos dari pemerintah tidak tepat sasaran atau masih terdapat beberapa persen yang tidak tersentuh pemerintah. Maka, inilah sasaran kami,” katanya.

Dia berharap bantuan sembako ini dapat meringankan kehidupan warga. Kedepan depan Bumi Pertiwi Foundation yang dibentuk saat pandemi COVID-19 ini, ingin dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat mikro sesuai dengan visi misinya.

“Ini acara perdana kami. Semoga berlanjut sampai kita punya dampak besar untuk kemajuan ekonomi warga,” pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

NASIONAL
Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36

Nasabah yang menunggak cicilan pinjaman berisiko berhadapan dengan penagih utang atau debt collector. Profesi ini kerap mendapat citra negatif, terutama jika praktik penagihannya dilakukan secara intimidatif atau melanggar aturan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill