Connect With Us

Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:41

Polisi mengolah tempat kejadian perkara tewasnya tukang ojek di rumah kontrakannya di Kelurahan Sudimara Jaya, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (20/5/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang tukang ojek pangkalan ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kelurahan Sudimara Jaya, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (20/5/2020) pagi.

"Korban ditemukan meninggal pukul 09 00 WIB tadi," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Ali Zusron saat dikonfirmasi.

Korban berinisial SY ini usianya sudah renta dan hidup sendirian. Diduga korban sudah sehari meninggal.

Dalam foto yang diterima TangerangNews, tampak ada darah yang berceceran di dalam kontrakan.

Namun, Ali menyebut korban yang jasadnya sudah mulai membusuk ini bukan korban kekerasan.

"Hasil visum sementara belum ditemukan adanya tanda-tanda aniaya. Diduga karena sakit jantung dan komplikasi lainnya," pungkasnya. 

Kini, korban telah dievakuasi petugas kepolisian. Jasadnya telah dibawa ke RSUD Tangerang.(RMI/HRU)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill