Connect With Us

15 Penghuni Aeropolis Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:58

Penghuni Aeropolis sedang registrasi ke Petugas kesehatan untuk mengikuti Rapid Test di lobby Aeropolis Commercial Park 2, Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (20/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sebanyak 15 orang karyawan dan penghuni Aeropolis mengikuti tes cepat COVID-19 di lobby Aeropolis Commercial Park 2, Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (20/5/2020). Hasilnya, tidak ada yang reaktif COVID-19.

"Ada 15 penghuni tadi yang ikut rapid test. Hasilnya negatif," ujar Totonafo Lase, Direktur Aeropolis saat dikonfirmasi TangerangNews.

Penyelenggaraan rapid test diinisiasi manajemen Aeropolis yang bekerjasama dengan Mayapada Hospital. Rapid test pun digelar untuk memastikan kondisi para penghuni Aeropolis terhindar dari wabah COVID-19. 

"Jadi, kami berharap lingkungan kami terbebas dari COVID-19. Jika memang ada yang positif berdasarkan rapid test, akan segera ditangani petugas medis untuk dikarantina," katanya. 

Rapid test akan digelar lagi secara bertahap pada Kamis dan Jumat besok. Sementara seorang pramugari, Dara, mengaku senang hasil tes cepat dirinya menunjukkan negatif COVID-19. 

"Saya mau pulang kampung nanti. Rapid test ini bermanfaat untuk memastikan kondisi saya," pungkasnya. (RMI/RAC)

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

NASIONAL
Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45

PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) menyosialisasikan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 yang mengangkat tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill