Connect With Us

Perantau Nganggur Dimbau Tak Kembali ke Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Mei 2020 | 12:47

Ilustrasi Mudik. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menghimbau agar masyarakat terdampak COVID-19 yang pulang ke kampung halaman karena tidak punya pekerjaan agar tidak kembali ke Kota Tangerang.

"Saya himbau tidak perlu kembali, karena di Tangerang perusahaan yang tutup cukup banyak, yang di PHK juga cukup banyak. Lalu banyak perusahaan pindah ke daerah," ujarnya usai rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah Kota Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Dengan banyaknya PHK dan relokasi pabrik tersebut, saat ini, Pemkot Tangerang tengah berupaya mengembangkan kota melalui potensi sumber daya manusia yang ada. "Kita fokus pengembangan yang ada di dalam kota," ujar Arief.

Sementara terkait arus balik, Kota Tangerang juga melakukan pengetatan wilayah serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

"Kita kaji sama-sama. Termasuk (pemudik) yang balik ke kontrakan. Misal punya kerjaan tapi sedang off (libur), harus dikarantina wilayah, bisa di posyandu atau kelurahan," papar Arief. (RAZ/RAC)

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill