Connect With Us

Perantau Nganggur Dimbau Tak Kembali ke Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Mei 2020 | 12:47

Ilustrasi Mudik. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menghimbau agar masyarakat terdampak COVID-19 yang pulang ke kampung halaman karena tidak punya pekerjaan agar tidak kembali ke Kota Tangerang.

"Saya himbau tidak perlu kembali, karena di Tangerang perusahaan yang tutup cukup banyak, yang di PHK juga cukup banyak. Lalu banyak perusahaan pindah ke daerah," ujarnya usai rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah Kota Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Dengan banyaknya PHK dan relokasi pabrik tersebut, saat ini, Pemkot Tangerang tengah berupaya mengembangkan kota melalui potensi sumber daya manusia yang ada. "Kita fokus pengembangan yang ada di dalam kota," ujar Arief.

Sementara terkait arus balik, Kota Tangerang juga melakukan pengetatan wilayah serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

"Kita kaji sama-sama. Termasuk (pemudik) yang balik ke kontrakan. Misal punya kerjaan tapi sedang off (libur), harus dikarantina wilayah, bisa di posyandu atau kelurahan," papar Arief. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill